Sri Lanka Menutup Wilayah Udaranya, Lion Air dari Surabaya Tujuan Jeddah Mendarat di Kualanamu

- Editor

Rabu, 13 Maret 2024 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air menjelaskan kejadian Pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-106 dari Surabaya menuju Jeddah melakukan pengalihan pendaratan di Bandara Internasional Kualanamu.

Menurut Danang, peristiwa ini terjadi akibat adanya perubahan waktu efektif pemberitahuan resmi (NOTAM) dari otoritas di Sri Lanka yang menyatakan penutupan sementara wilayah udara di sana.

Pengalihan pendaratan ke bandara alternatif merupakan prosedur standar dalam operasional penerbangan yang bertujuan untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, jelas Danang, Senin (11/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Danang menolak mengalihkan pendaratan di bandara alternatif tersebut karena adanya kendala teknis pada pesawat.

“Sebelum mendarat, pesawat melakukan holding (terbang keliling) di udara selama beberapa waktu dengan tujuan untuk mengurangi bobot pesawat melalui penggunaan bahan bakar. Hal ini merupakan langkah yang dilakukan agar pendaratan sesuai dengan batasannya. pesawat tersebut,” tambahnya.

Setelah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Kualanamu, Danang menambahkan, “rencananya pesawat akan melanjutkan penerbangan ke Jeddah setelah wilayah udara di Sri Lanka dibuka kembali dan dianggap aman untuk dioperasikan,” tambahnya.

Penerbangan Lion Air telah melanjutkan perjalanannya pada Senin (11/03). Pesawat telah lepas landas dari Kualanamu dan kini menuju Jeddah.

Seluruh prosedur yang diambil menunjukkan komitmen Lion Air dalam menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat, tutupnya

Komentar Facebook

Berita Terkait

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan
Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla
Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta
Membaca Komunikasi Presiden Prabowo Subianto melalui Integrated Reality Theory

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 18:45 WIB

Membaca Komunikasi Presiden Prabowo Subianto melalui Integrated Reality Theory

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI: Nasril Bahar Tekankan kesadaran kebangsaan yang kuat

Berita Terbaru

Nasional

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:36 WIB