Siaranindonesia.com, Depok — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Depok akan mencapai puncaknya pada November mendatang.
PCNU Kota Depok juga menyiapkan rangkaian kegiatan yang melibatkan badan otonom, lembaga, serta warga Nahdlatul Ulama.
Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Kota Depok, Hakim Muzayyan mengatakan, kehadiran Gus Kautsar menjadi bagian dari ikhtiar panitia menghadirkan suasana peringatan HSN yang selalu semarak tiap tahunnya.
“Tahun lalu hadir Gus Iqdam. Tahun ini, insyaAlloh akan hadir KH Muhammad Al Kautsar dari Kediri. Mudah-mudahan kehadiran beliau bisa menjadi momentum bagi warga NU, khususnya para santri dan generasi muda, untuk semakin mencintai ilmu dan tradisi pesantren,” ujarnya.
Sekretaris PCNU Kota Depok ini menambahkan, puncak kegiatan HSN 2026 dengan menghadirkan Gus Kautsar merupakan kolaborasi antar panitia peringatan HSN di Kota Depok. Kolaborasi itu antara lain Pemkot Depok, Kemenag Depok, Forum Pondok Pesantren (FPP), dan PCNU Kota Depok.
Hakim berharap seluruh elemen NU di Kota Depok tidak hanya mengikuti acara puncak, tetapi juga ikut menyukseskan berbagai kegiatan yang telah disiapkan sejak awal Oktober.
“Kami ingin HSN bukan hanya menjadi acara seremonial. Semangat Hari Santri harus terasa di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan lembaga dan badan otonom NU,” katanya.
Rangkaian HSN 2026 PCNU Kota Depok diawali dengan Istighotsah PC Muslimat NU dan Sholawat serta Burdah PC Ansor NU pada 1 Oktober 2026.
Sejumlah agenda lain juga disiapkan, di antaranya Pagar Nusa Championship III, Istighotsah Akbar Jatman dan JQH NU, upacara HSN, kegiatan sosial, pelatihan dakwah digital, hingga Musabaqah Hifzul Qur’an, MTQ dan kaligrafi.
Lomba Video
Sementara itu, Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kota Depok turut mengambil bagian dengan menggelar Lomba Video Kreatif bertema HSN 2026.
Ketua LTN NU Kota Depok Handy Fernandy mengatakan lomba tersebut menjadi ruang bagi santri, siswa, dan masyarakat untuk mengekspresikan semangat Hari Santri melalui kreativitas digital.
“LTN NU Kota Depok ingin mengajak para santri, siswa, dan masyarakat untuk ikut memeriahkan HSN melalui karya video kreatif. Ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai kepesantrenan dengan cara yang kreatif dan dekat dengan dunia mereka,” kata Handy.
Lomba video kreatif tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–31 Oktober 2026 dan terbuka bagi peserta dari wilayah Jabodetabek.
Handy berharap lomba tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga mendorong lahirnya konten-konten positif yang memperkenalkan nilai pesantren kepada masyarakat luas.
“Semoga melalui lomba ini semakin banyak konten positif tentang santri, pesantren, dan nilai-nilai ke-NU-an yang hadir di ruang digital,” ujarnya.
Kegiatan puncak yang menghadirkan Gus Kautsar diharapkan menjadi penutup rangkaian HSN yang sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan warga NU Kota Depok.
























