KAHMI Bangun Gedung Sekretariat Rp7,5 Miliar, Buat apa?

- Editor

Sabtu, 11 Januari 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses peletakan batu pertama pembangunan gedung Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) oleh Ketua Dewan Penasehat Majelis Nasional KAHMI Akbar Tamjung. Foto. ANTARA/Rio Feisal.

Proses peletakan batu pertama pembangunan gedung Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) oleh Ketua Dewan Penasehat Majelis Nasional KAHMI Akbar Tamjung. Foto. ANTARA/Rio Feisal.

Siaranindonesia.com, JAKARTA – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memulai pembangunan gedung sekretariat di Jl. Turi, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. Pembangunan ini menelan biaya Rp7,5 miliar, pembangunannya ditargetkan selasai pada 2026.

Pembangun sekretariat ini sudah lama di usulkan untuk dibangun, namun baru segera terealisasikan tahun 2025.

“Mudah-mudahan bisa selesai cepat, bisa selesai di masa periodisasi sampai 2026, bisa selesai dan kemudian bisa dipergunakan,” pungkasnya.

Herman menjelaskan bahwa sekretariat ini untuk membangun semangat kebersamaan HMI untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, KAHMI Maupun HMI siap berada di garda terdepan untuk mendukungnya.

“Semangat kebersamaan HMI tentu bahwa keberadaan HMI itu sudah jelas untuk keislaman dan keindonesiaan,” kata Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Herman Khaeron di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat.

Selanjutnya, ia mengatakan, Pembangunan ini bertujuan menampung banyak ide dan gagasan untuk kemajuan peradaban kedepannya.

“Ini adalah gedungnya organisasi kemasyarakatan yang tentu menampung berbagai ide dan gagasan, dan aspek utamanya ini, gedung ini adalah tempat diskusi publik, sudah tidak menampung kalau ada acara. Kalau ada acara yang lebih besar lagi sudah tidak menampung lagi, harus keluar,”ujarnya

Majelis Nasional KAHMI Herman Khaeron menjelaskan organisasinya tidak ingin menjadi padat modal. Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa pembangunan gedung tersebut ke depannya akan dipergunakan juga untuk kebutuhan pelatihan organisasinya.

“Kami ingin bahwa gedung ini cukup untuk bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Nah oleh karena itu, bukan hanya membangun gedung, tetapi juga kami membangun semangat, spirit, dan membangun peradaban ke depan,” pungkasnya.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Saiful Chaniago Dukung Penuh Kapolri Larang Peredaran Vape: Demi Selamatkan Generasi Bangsa dari Bahaya Narkoba Terselubung
Kemenag Bagikan Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid di Forum MABIMS Malaysia
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Dorong Unpar Menuju Kampus Kelas Dunia melalui Neuroscience Leadership
Prayoga Apresiasi Langkah Kapolri Petakan Wilayah Rawan Narkoba
Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:16 WIB

BIAS CELIOS DAN KINERJA BAHLIL: Anatomi Metodologis Sebuah Kesimpulan yang Dikemas Sebagai Sains

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru