Keluarga Besar Alumni HMI Kebumen Dukung Total Lilis-Zaeni di Pilkada Kebumen 2024

- Editor

Selasa, 5 November 2024 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembacaan Yel-Yel Hijau Hitam & Lilis-Zaeni dalam Deklarasi Keluarga Besar Alumni HMI Kebumen di Pilkada Kebumen 2024

Pembacaan Yel-Yel Hijau Hitam & Lilis-Zaeni dalam Deklarasi Keluarga Besar Alumni HMI Kebumen di Pilkada Kebumen 2024

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Keluarga Besar Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KBA HMI) Kebumen secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen nomor urut 01, Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah, pada Pilkada Kebumen 2024. Deklarasi ini digelar di cafe Teman Hati, Pejagoan, Kebumen, pada Senin malam, 5 November 2024.

KBA HMI Kebumen dengan antusias penuh kekompakan menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan Lilis-Zaeni. Terlihat hadir dalam deklarasi ini dari KBA HMI diantaranya Mantan Kepala Bappeda Kebumen sekaligus salah satu Presidium KAHMI Kebumen Djoenaidi Faturakhman, Mantan Pj Sekda Kebumen Mahmud Fauzi, KH. Soleh Said, mantan Sekda Kebumen Suroso, pengacara Teguh Purnomo, Umi Mujiarti, aktivis pendidikan sosial dan dakwah Sri Winarti.

Terlihat hadir juga alumnus HMI lainnya yaitu Pengasuh Pesantren Kutowinangun KH. Amin As’adi, Gus Wahyu, Mul’an, Muh. Anwarudin, Mansur, Arif TH. Tampak alumni HMI juga, hadir Zaenal A. Lubis, Agus Tri, Nur Ismail, Eko Sutanto, H.M. Nurhamid, Baryono, Darto, Fikri, Fadil, Husni Mubarok, dan alumni-alumni HMI Kebumen lainnya.

Dalam sambutannya, Djoenaidi, yang juga salah satu Presidium KAHMI Kebumen, menyampaikan bahwa keputusan untuk mendukung Lilis-Zaeni didasarkan pada kesamaan visi dan misi. Dijelaskan, kandidat paslon bupati dan wakil bupati 01 memiliki kesamaan yang jelas.

“Kami melihat bahwa pasangan ini memiliki semangat yang sama dengan kami untuk membawa perubahan signifikan bagi Kebumen,” ujarnya.

Ditegaskan oleh Sri Winarti, yang memimpin pembacaan deklarasi KB HMI Kebumen terkait dukungan ke 01 di Pilkada Kebumen, salah satu isu utama yang menjadi perhatian para alumni HMI adalah status Kebumen sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Mereka percaya, dengan kepemimpinan Lilis-Zaeni, kondisi ini dapat segera diperbaiki.

“Bu Lilis bukanlah sosok asing bagi kami. Beliau memiliki rekam jejak yang baik dan memiliki visi yang jelas untuk memajukan Kebumen,” terang Sri Winarti.

Sentimen yang sama juga disampaikan oleh Lilis Nuryani. Ia merasa terharu dan semakin optimis dengan adanya dukungan dari Keluarga Besar Alumni HMI.

“Dukungan ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus berjuang dan mewujudkan harapan masyarakat Kebumen,” ungkap Lilis.

Kesamaan visi misi antara Keluarga Besar Alumni HMI dan pasangan Lilis-Zaeni menjadi salah satu faktor utama yang mendorong dideklarasikannya dukungan ini.

Kedua belah pihak sama-sama memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengembangkan potensi daerah, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan. Dengan adanya dukungan Keluarga Besar Alumni HMI, pasangan Lilis-Zaeni semakin optimis dapat memenangkan Pilkada Kebumen 2024.

Mereka berharap dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Kebumen. Dijelaskan lebih lanjut, terutama dalam hal peningkatan ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.

Pada saat yang sama, dijelaskan Gus Wahyu yang merupakan aktifis NU, dalam yel-yel hijau hitam dan yel-yel pemenangan Lilis-Zaeni, alumni HMI selalu hadir dalam pentas politik di Indonesia. Dikatakan, sejak Orde Baru hingga pasca reformasi banyak mengisi eksekutif, legislatif, yudikatif, akademisi, dan profesional.

Gus Wahyu dalam mengutip apa yang pernah disampaikan Presiden RI ke-4 Gus Dur, bahwa di Indonesia hanya ada 2 (dua) kekuatan; pertama militer dan kedua sipil, dan sipil itu HMI Connection. Sehingga, ia percaya, dukungan KB HMI kepada 01 akan berbuah kemenangan.

Diketahui, sejak pasca reformasi, alumni HMI mengisi kabinet sejak era Presiden KH. Abdurahman Wahid sekitar 30%, Presiden Megawati Soekarno Putri sekira 45%, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sekira 60%, Presiden Joko Widodo sekira 60%, hingga saat ini Presiden Prabowo Soebiyanto sekira 60%.

Pada saat yang sama, legislatif dan yudikatif juga banyak diisi oleh alumnus-alumnus HMI. Pernah dikatakan oleh Presiden Prabowo Subiyanto, alumni HMI ada 40 persen lebih yang duduk di legislatif.

Berikut Yel-Yel Hijau Hitam dan Yel-Yel Pilkada Kebumen 2024 dalam Deklarasi Diatas:

– HMI: Yakusa

– Yakusa: Yakin Usaha Sampai

– Lilis – Zaeni: Menang, Menang, Menang!

– Kebumen: Kembali Beriman

– 2024: Ganti Bupati

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Puncak Perayaan HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Sukses Gelar Fun Run Bersama Tokoh Daerah dan Masyarakat
Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi
UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2
Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas
Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB