Usung Arif-Rista, Golkar Siapkan Sanksi Bagi Kader yang Tidak Patuh

- Editor

Senin, 26 Agustus 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan surat rekomendasi dari Partai Golkar untuk pasangan Arif-Rista.

Penyerahan surat rekomendasi dari Partai Golkar untuk pasangan Arif-Rista.

Kebumen, Siaran Indonesia – DPD Partai Golkar Kabupaten Kebumen resmi mengusung pasangan Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih sebagai calon bupati dan wakil bupati Kebumen di Pilkada 2024.

Surat rekomendasi diberikan kepada Arif-Rista Aula Kantor DPD Partai Golkar Jalan Ahmad Yani 33 Kebumen. Acara tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Golkar tingkat kecamatan se Kebumen.

Ketua DPD Golkar Kebumen Halimah Nurhayati mengatakan, rekomendasi ini bersifat final. Karena itu semua kader dan organisasi sayap Golkar harus bersatu pada memenangkan pasangan Arif-Rista untuk kembali memimpin Kebumen.

“Setelah keluarnya rekomendasi dari DPP Partai Golkar, ada diktum yang mengatakan ini sifatnya final dan mengikat dari tingkat atas sampai bawah. Maka dari itu, kami di DPD taat pada putusan partai,” kata Halimah.

“Artinya sudah tidak ada lagi perbeda ke sana ke kamari untuk mendukung calon yang lain. Semua wajib patuh pada keputusan partai, yaitu memenangkan pasangan Arif-Rista. Bagi yang tidak patuh, maka akan dikenakan sanksi,” ujarnya.

Kemudian, ditanya mengenai logo partainya yang pernah tercantum ke dalam koalisi lawan, Halimah menjawab sambil tersenyum.

“Logo dipasang itu hal wajar, itu namanya komunikasi politik. Insyaallah secara otomatis itu akan hilang mulai tadi malam,” katanya.

Di kesempatan ini, petahana Arif Sugiyanto yang datang bersama Ristawati Purwaningsih menyampaikan terimakasih ata pemberian rekomendasi ini.

“Insyaallah akan saya wujudkan dengan perubahan yang lebih baik untuk Kebumen. Sebagai insan biasa tentunya saya tidak luput dari kesalahan, maka saya dengan Bu Rista juga menghaturkan mohon maaf lahir batin,” kata Arif Sugiyanto.

Menanggapi soal bergabungnya Partai Golkar di menit-menit akhir, Arif Sugiyanto mengatakan bahwa hal tersebut sebuah kewajaran.

“Proses komunikasi politik di manapun wajar. Ketika belum ada keputusan apapun, semua bisa melakukan lobi politik. Itu normal. Komunikasi selalu saya ke depankan untuk terbangun, mungkin cara-caranya yang berbeda,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dilengkapi IPAL Sejak Awal Operasional, SPPG Yayasan Assidiqiyah Wonosari Perhatikan Pengelolaan Limbah
Puncak Perayaan HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Sukses Gelar Fun Run Bersama Tokoh Daerah dan Masyarakat
Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi
UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2
Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas
Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:16 WIB

BIAS CELIOS DAN KINERJA BAHLIL: Anatomi Metodologis Sebuah Kesimpulan yang Dikemas Sebagai Sains

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru