Pekerjaan Sudah Selesai Dari Tahun 2019, Kontraktor di Nduga Mengeluh Hingga Kini Belum Dibayar

- Editor

Senin, 12 Agustus 2024 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Kenyam – Kontraktor yang menangani proyek di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga mengeluh karena pekerjaan telah tuntas 100 persen namun belum dibayarkan hingga kini.

Kontarktor berinisial TG, pihak ketiga yang mengerjakan proyek rumah layak huni di 3 distrik di Nduga berharap Dinas-dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang Pemukiman dan Pertanahan (kini berubah nama menjadi Dinas Perumahan) segera menyelesaikan hutangnya.

Ia menilai janji Dinas untuk membayarkan hutang sampai sekarang tahun 2024 belum ada realisasi, padahal pekerjaan sudah selesai 2019 yang lalu.

“Sudah berjalan 5 tahun, saya belum dibayarkan. Artinya ada pembohongan karena tak kunjung dibayar padahal pekerjaan sudah dituntaskan 100 persen,” kata TG pada media, Senin (12/8/24).

“Kami berhutang pada pekerja dan pada toko bangunan. Tapi kami tidak bisa bayar karena belum dibayar juga oleh Dinas,” tegasnya.

Hal yang sama dikeluhkan oleh kontraktor inisial RG. Pada tahun 2023 ia mengerjakan proyek Pembangunan Jalan Lokasi Perikanan Nonggolaid dan penataan halaman pasar baru Kota Kenyam namun tak kunjung dibayarkan pula sampai sekarang.

“Proyek Jalan Lokasi Perikanan Nonggolaid itu ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nduga sedangkan penataan halaman pasar baru Kota Kenyam ada pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM dan sampai saat ini belum ada dilunasi hutangnya pada kami,” tegasnya.

Sementara itu, kontraktor berinisial KA menuturkan bahwa pada 2023 mengerjakan penimbunan halaman pasar baru Kota Kenyam dan telah selesai tetapi sampai detik ini belum mendapat pelunasan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Nduga.

“Ini sangat merugikan kami kontraktor. Perhatian dari Pj Bupati Nduga sangat kami butuhkan, mohon dinas terkait diarahkan untuk menyelesaikan kewajibannya,” harapnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026
Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI
Taruna Ikrar Kepala BPOM Terima Award dari GP Farmasi Indonesia: Anugerah Kepemimpinan Visioner Pengawasan Obat dan Makanan 2026
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara
Halal Bi Halal Yayasan Amal Insani Perkuat Silaturahmi Alumni HMI Yogyakarta
Bimbel Primago Bimbel Masuk Pesantren Gontor Terbaik & No 1 di Indonesia
Bimbingan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek: Primago Bimbel Masuk Gontor Profesional, Berkualitas, dan 100% Lulus Masuk Gontor
Maraknya Kasus Narkoba dan Judol HMI Cabang Kebumen Gandeng Polres Untuk Pemberantasan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Kamis, 16 April 2026 - 08:51 WIB

Taruna Ikrar Kepala BPOM Terima Award dari GP Farmasi Indonesia: Anugerah Kepemimpinan Visioner Pengawasan Obat dan Makanan 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:07 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara

Rabu, 15 April 2026 - 12:07 WIB

Halal Bi Halal Yayasan Amal Insani Perkuat Silaturahmi Alumni HMI Yogyakarta

Selasa, 14 April 2026 - 20:25 WIB

Bimbingan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek: Primago Bimbel Masuk Gontor Profesional, Berkualitas, dan 100% Lulus Masuk Gontor

Selasa, 14 April 2026 - 17:24 WIB

Maraknya Kasus Narkoba dan Judol HMI Cabang Kebumen Gandeng Polres Untuk Pemberantasan

Selasa, 14 April 2026 - 08:02 WIB

BPOM dan GPFI Sinergi Kendalikan Harga Obat di Tengah Tekanan Geopolitik Global

Berita Terbaru