Inovasi hebat Guru SMPN 16 Kota Depok meraih prestasi gemilang !!

- Editor

Jumat, 12 September 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Aprelia Meganur Sanjaya Putri, seorang guru dari SMPN 16 Depok, meraih juara 2 dalam ajang Lomba Guru Inspiratif 2025 jenjang SMP tingkat Kota Depok. Kemenangannya berkat inovasi besutannya, Sundigital, sebuah aplikasi pembelajaran Bahasa Sunda berbasis website yang dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran di era digital.

Ibu Aprel, sapaan akrabnya, berhasil membuat mata pelajaran Bahasa Sunda menjadi lebih modern, mudah diakses, dan menarik minat belajar siswa. Melalui Sundigital, ia membawa muatan lokal tersebut memasuki dunia yang sangat akrab dengan kehidupan keseharian digitalisasi.

“Dunia digital itu sangat dekat dengan kehidupan keseharian siswa. Jadi, untuk meningkatkan minat belajarnya, saya masuk ke dalam dunia siswa, yakni ke dunia digital,” ujar Aprel, menjelaskan filosofi dasar penciptaan Sundigital.

Ia menambahkan, inovasi ini tidak hanya memudahkan siswa, tetapi juga dirinya sebagai pengajar. “Bahkan, dengan membuat Sundigital ini, saya jadi lebih mudah dalam memberikan materi saat belajar di kelas,” tuturnya.

Gagasan Sundigital berawal pada tahun 2024, saat Aprel mengikuti program Guru Penggerak. Melalui konsultasi dengan Kepala SMPN 16 Depok, ide untuk mengembangkan website sekolah untuk pembelajaran pun menemukan momentumnya. Berbagai materi dan bahan ajar kemudian diintegrasikan ke dalam satu platform digital yang dapat diakses oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.

“Dengan bersifat website maka semua orang juga bisa mengaksesnya,” jelas Aprel.

Seiring waktu, aplikasi ini terus berevolusi menyesuaikan kebutuhan siswa. Tampilannya didesain lebih menarik dengan komposisi warna yang cerah dan fitur-fitur yang interaktif, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan minat baca siswa.

Awalnya, Aprel mengembangkan Perpustakaan Digital yang berisi materi-materi pelajaran Bahasa Sunda. Menyadari karakteristik siswa yang lebih tertarik pada konten audiovisual, pengembangan pun dilakukan dengan menambahkan video materi pembelajaran.

“Karena siswa lebih suka dengan audio dan video,” ucapnya mengenai strategi tersebut.

Bagi Aprel, gelar ‘Guru Inspiratif’ memiliki makna yang mendalam, guru inspiratif itu adalah guru yang melakukan sesuatu atau membuat karya dan yang sudah dibuat itu bisa dibagikan atau diterapkan juga oleh guru-guru yang lainnya.

Sesuai dengan definisi itu, justru membuka peluang seluas-luasnya bagi guru-guru lain, tidak hanya pengajar Bahasa Sunda, untuk memanfaatkan atau mengadopsi model Sundigital. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk berbagi ilmu.

“Sundigital ini pun sebenarnya bisa digunakan guru-guru Bahasa Sunda di manapun. Bahkan, guru-guru dari mata pelajaran lainnya bisa membuat aplikasi berbasis website seperti halnya Sundigital. Saya pun siap untuk berbagi pengetahuan tentang bagaimana membuat Sundigital,” tandasnya.

Dampak yang diharapkan adalah setiap guru dapat memiliki perpustakaan digitalnya masing-masing, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih fleksibel dan tidak terbatas ruang dan waktu.Aprel meyakini bahwa langkah memodernisasi pembelajaran adalah sebuah keniscayaan.

“Membawa mata pelajaran ke dunia digital justru akan mempermudah guru untuk memberikan materi pelajaran ke siswa,” pungkasnya.

Melalui Sundigital dan prestasi yang diraihnya, Aprelia Meganur Sanjaya Putri tidak hanya memenangi sebuah lomba, tetapi juga memberikan blueprint bagi educator lain untuk berinovasi, berkolaborasi, dan menginspirasi, membawa pendidikan Indonesia selangkah lebih dekat ke masa depan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:40 WIB

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:09 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru