Pemerintah Kota Depok Perkuat Strategi Cegah Stunting, Targetkan “Zero New Stunting” pada 2029

- Editor

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Pemerintah Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui gelaran Rembuk Stunting Kota Depok Tahun 2025. Dalam acara ini, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang hadir mewakili Wali Kota, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pemangku kepentingan, media, dan seluruh tim pelaksana yang terus berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Kota Depok.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyoroti capaian penting Kota Depok dalam penurunan angka stunting. Berdasarkan data per Februari 2025, prevalensi stunting di Depok tercatat sebesar 3,79%, bahkan menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 sebesar 12,5%, yang keduanya berada di bawah rata-rata nasional. Meski demikian, angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah seperti Kabupaten Cianjur.

“Ini adalah capaian yang patut kita apresiasi, tetapi kita tidak boleh lengah. Masih ada tantangan besar, terutama terkait tingginya proporsi keluarga perokok, yang mencapai 66,6% dan menjadi determinan utama penyebab stunting di Depok,” ujar Chandra.

Sejalan dengan perubahan paradigma nasional, Pemkot Depok kini menggeser fokus dari penanganan anak stunting ke pencegahan stunting. Upaya ini diwujudkan dalam target ambisius “Zero New Stunting” pada tahun 2029.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Depok menetapkan strategi prioritas, antara lain:

1. Kampanye masif keluarga bebas asap rokok,

2. Penguatan deteksi dini masalah gizi di Posyandu,

3. Intervensi berbasis wilayah dengan fokus pada kecamatan yang memiliki angka kasus lebih tinggi, seperti Sawangan, Bojongsari, dan Pancoran Mas,

4. Intervensi dari hulu, mulai dari peningkatan status gizi remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga ibu dalam masa nifas.

Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya peran camat sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting berbasis wilayah. Pendekatan teritorial ini diharapkan mampu menghasilkan intervensi yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik masing-masing daerah.

“Dengan kolaborasi lintas sektor, kerja keras seluruh pihak, dan keterlibatan aktif masyarakat, saya yakin target ‘Zero New Stunting’ tahun 2029 bukanlah hal yang mustahil,” ujar Chandra.

Rembuk Stunting 2025 ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kebijakan di Kota Depok untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen dalam menjadikan generasi mendatang lebih sehat dan bebas dari stunting.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Puncak Perayaan HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Sukses Gelar Fun Run Bersama Tokoh Daerah dan Masyarakat
Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi
UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2
Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas
Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:25 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:02 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terbaru