Para Pengurus NU Kebumen Kompak Dukung Arif-Rista

- Editor

Rabu, 2 Oktober 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Sugiyanto bersama jajaran Pengurus PCNU Kebumen.

Arif Sugiyanto bersama jajaran Pengurus PCNU Kebumen.

Kebumen, Siaran Indonesia – Jajaran  aktivis NU Kebumen menyatakan kompak mendukung pasangan Arif Sugiyanto – Ristawati Purwaningsih untuk kembali menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Kebumen periode 2025-2029.

Dukungan itu disampaikan mantan Ketua PCNU 2018-2024, Damamuddin Masdar saat bertemu dengan Arif Sugiyanto di Hotel Grand Kolopaking pada Selasa malam 1 Oktober 2024. Setidaknya ada 28 aktivis NU yang masuk jajaran pengurus PCNU Kebumen hadir dan menyatakan dukungan kepada Arif-Rista.

“Kami para kader dak aktivis NU secara pribadi menyatakan mendukung kepada pasangan Arif-Rista untuk kembali menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Kebumen. Dan ini mayoritas pengurus secara pribadi memberikan dukungan kepada beliau,” tuturnya.

Kiai Dawam menjelaskan dukungan itu diberikan karena Arif Sugiyanto adalah kader NU dan saat ini masuk dalam kepengurusan PWNU Jawa Tengah. Kemudian, perhatian Arif selama menjabat sebagai bupati terhadap NU dan ormas keagamaan luar biasa.

“Baru di zaman Pak Arif, PCNU dibantu sampai Rp2 Miliar dalam satu tahun. Kalau dulu paling hanya Rp100 juta. Jadi perbedaannya jauh. Beliau sangat perhatian terhadap NU,” terangnya.

Bukan hanya itu, Arif juga disebut begitu perhatian terhadap pondok pesantren, para guru ngaji, TPQ, MI. “Setahu saya itu ada 17 Miliar tahun ini diglontorkan untuk kegiatan sosial keagamaan. Termasuk beasiswa para santri,” tuturnya.

“Jadi Pak Arif ini sudah terbukti dan teruji, ora korupsi. Itu yang penting,” tambahnya Kiai Dawam yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Rais Syuriah PCNU.

Sementara itu, Arif menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan. Ia mengaku di era pemerintahannya program kerjanya tidak terfokus pada infastruktur semata. Tapi lebih pada untuk penguatan SDM.

“Kalau dulu infastruktur itu sampai Rp500 Miliar. Sekarang saya hanya kasih Rp70 Miliar. Terus uangnya dilarikan kemana. Ya ini untuk masyarakat langsung, kita berikan untuk PCNU, Muhammadiyah, MUI, LDII semua dapat,” katanya.

“Kemudian kita berikan untuk santri, guru TPQ, pengangkatan guru honorer. Ada juga bantuan UMKM. Jadi bagaimana APBD ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Kalau hanya infastruktur itu yang untung hanya kontraktor, para cukong. Hanya mengkayakan satu dua orang saja,” tandasnya. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

PERADI Kebumen Periode Baru, Perkuat Solidaritas dan Martabat Advokat
Dilengkapi IPAL Sejak Awal Operasional, SPPG Yayasan Assidiqiyah Wonosari Perhatikan Pengelolaan Limbah
Puncak Perayaan HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Sukses Gelar Fun Run Bersama Tokoh Daerah dan Masyarakat
Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi
UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2
Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas
Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Prodi Hukum Universitas Muhammadiyah Gombong Jadi Tuan Rumah KLB FMHPTMAI 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Kemenag Bagikan Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid di Forum MABIMS Malaysia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Dorong Unpar Menuju Kampus Kelas Dunia melalui Neuroscience Leadership

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Prayoga Apresiasi Langkah Kapolri Petakan Wilayah Rawan Narkoba

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional

Berita Terbaru