Tanpa Tedeng Aling-aling, HTA dan Babai Skak Mat Politisi PKS Yang Dinilai Suudzon terhadap Kebijakan Walikota Depok

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Dikutip dari Jurnal Depok, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) skak mat politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD, Selasa, 12 Agustus 2025.

Pertama, Anggota DPRD dari Fraksi PKB, Babai Suhaemi mengkritik ucapan Anggota Fraksi PKS yaitu Bambang Sutopo terkait masalah pembangunan masjid di Jalan Margonda, Kecamatan Beji.

“Saya beranggapan Pak Bambang, sekalipun tidak di Margonda, pembangunan masjid untuk kebanggaan masyarakat Kota Depok bisa dibangun di mana saja,” kata Babai saat paripurna.

Dia menyarankan agar pembangunan lebih merata, tidak hanya terpusat di Margonda. Kemudian Babai juga menyentil politisi PKS untuk tidak berburuk sangka pada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait isu penghapusan Universal Health Coverage (UHC).

Babai menegaskan, program UHC masih akan berjalan hingga akhir 2025. Terkait kelanjutannya di 2026, dia meminta PKS untuk menunggu pembahasan anggaran.

“Jangan suuzon dulu Pak Bambang,” tegasnya.

Babai juga membeberkan fakta bahwa pencabutan bantuan UHC sebesar Rp 40 miliar oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjadi beban Pemkot. Dia meminta Ketua DPRD Depok untuk bersurat kepada Gubernur agar bantuan tersebut dikembalikan.

“Saya yakin, Pak Wali serta kita semua fraksi yang ada tetap setuju UHC itu bagaimana bisa dijalankan, tetapi anggarannya perlu kita pikirkan,” tegasnya.

Babai juga menyoroti rencana perluasan TPA Cipayung untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) yang dikritik oleh parlemen dari PKS. Babai menambahkan, di bawah kepemimpinan Wali Kota Depok, Supian Suri, ada jalan keluar atau solusi penanganan sampah dengan teknologi akhirnya bisa diwujudkan di Kota Depok.

“Selama 20 Pak Nur Mahmudi sama Pak Idris memimpin Depok, wacana penggunaan teknologi pengolahan sampah di TPA Cipayung hanya lip service saja, janji-janji saja,” bebernya.

Kritikan kedua disampaikan oleh Anggota Fraksi PDI-P, Hendrik Tangke Allo (HTA) yang ditujukan kepada Anggota DPRD PKS yaitu Khairulloh.

Dimana saat sidang sidang paripurna, Khairulloh melakukan interupsi. Khairulloh mengatakan, pihaknya menerima aspirasi dari Persatuan Inteligensia Kristiani Indonesia (PIKI) terkait hambatan yang dialami jemaat gereja saat CFD berlangsung.

Menurutnya, ada enam gereja di sekitar Margonda yang terdampak langsung, ditambah sekitar 30 gereja lain yang jalurnya harus melewati kawasan tersebut.

Hendrik pun langsung membantah pernyataan Khairulloh. HTA menepis anggapan bahwa kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda-Arif Rahman Hakim menghambat jalannya ibadah umat Nasrani di setiap hari Minggu.

Hendrik mempertanyakan sikap PKS yang tiba-tiba menaruh perhatian besar terhadap umat Kristen. Dia menuding, selama ini PKS minim menyuarakan aspirasi kelompok minoritas, terutama ketika wali kota berasal dari PKS.

“Kenapa baru sekarang? PKS bantu-bantuin masyarakat Kristen. Selama ini kemana aja? Kenapa tiba-tiba ada dukungan ketika wali kota nya bukan dari PKS?,” katanya.

Menurutnya, persoalan tersebut bisa diatasi dengan penyesuaian jadwal ibadah atau mencari jalur alternatif.

“Ibadahnya tetap bisa jalan, yang ibadah pagi bisa pindah ke sore. Pak Wali pasti akan cari solusi, seperti jalan alternatif,” pungkas HTA yang juga beragama Nasrani.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Puncak Perayaan HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Sukses Gelar Fun Run Bersama Tokoh Daerah dan Masyarakat
Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi
UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2
Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas
Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:25 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:33 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:02 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terbaru