Tulungagung, Siaran Indonesia – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar M. Sarmuji kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Kali ini berlangsung di GOR Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung pada Selasa 25 Februari 2025.
Kegiatan ini dihadiri 150 orang peserta terdiri dari LSM, Tokoh Masyarakat, Perangkat dan Pejabat desa, Masyarakat Umum dan Organisasi kepemudaan. Pada kesempatan tersebut Sarmuji mengajak masyarakat memahami peran konstitusi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berpihak kepada rakyat.
Dalam sambutannya, Sarmuji menekankan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari komitmen menjaga ketahanan ideologi bangsa sekaligus menjawab tantangan ekonomi di tengah masyarakat.
“Nilai-nilai konstitusi dan keadilan sosial harus hadir nyata dalam kebijakan pembangunan. Ekonomi kerakyatan mesti dibangun di atas prinsip keberpihakan kepada rakyat kecil,” ujarnya.
Sarmuji menambahkan, keempat pilar MPR RI bisa menjadi fondasi strategis dalam merancang kebijakan ekonomi yang inklusif. Ia menyoroti pentingnya implementasi Pasal 33 UUD 1945, yang menempatkan UMKM, koperasi, dan usaha lokal sebagai ujung tombak ekonomi nasional.
“Keadilan sosial tak cukup hanya dibahas dalam seminar. Ia harus diterjemahkan dalam program nyata, dari kebijakan pusat hingga daerah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kesenjangan antara kota dan daerah. Menurutnya, diperlukan regulasi yang pro-rakyat, terutama dalam hal akses modal, pelatihan, dan pemberdayaan komunitas lokal agar masyarakat tak tersingkir dari laju investasi global.
“Nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus jadi semangat dalam membangun kolaborasi sosial dan memperkuat ekonomi lokal,” tambahnya.
Peserta yang hadir menyambut positif kegiatan ini. Nur Fauzan salah satu pemuda penggerak desa ini mengaku mendapatkan wawasan baru tentang hubungan antara konstitusi dan pembangunan ekonomi.
“Kami jadi paham, kalau nilai-nilai kebangsaan benar-benar diterapkan, rakyat kecil pun bisa punya peran besar dalam sistem ekonomi nasional,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Sarmuji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan memperjuangkan keadilan sosial.
“Konstitusi adalah milik kita bersama. Membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan adalah wujud nyata cinta Tanah Air yang harus kita perjuangkan bersama,” tutupnya. (Al)























