Ketua DPC PWRI Kebumen Kecam Pernyataan Mendes PDTT, Minta Presiden Prabowo Subianto Mencopotnya

- Editor

Senin, 3 Februari 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kebumen, Rudi M. Maulana, mengecam keras pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) yang dianggap merendahkan profesi wartawan dan LSM. Hal itu tersampaikan di kantor DPC PWRI Kebumen (2 Februari 2025).

Dalam pernyataannya, Rudi M. Maulana mengutip langsung ucapan Menteri Desa PDTT yang menyebut:

“Yang paling banyak mengganggu kepala desa itu dua, LSM sama wartawan bodrek, dan mereka mutar itu. Hari ini kepala desa ini minta Rp1 juta. Bayangkan, kalau ada 300 desa, Rp300 juta, kalah gaji Kemendes itu, gaji menteri kalah itu.”

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025 untuk wilayah Jawa, yang ditayangkan di kanal YouTube Kemendes PDTT pada Jumat (31/1/2025).

Menanggapi hal itu, Rudi M. Maulana mempertanyakan mengapa seorang menteri tidak menggunakan kata “oknum”, tetapi justru memberikan pernyataan yang menggeneralisasi dan memvonis insan pers serta LSM secara keseluruhan.

“Apakah Menteri Desa PDTT alergi terhadap wartawan dan LSM?” ungkap Rudi dalam pernyataannya.

Ia menilai bahwa pernyataan tersebut telah menyakiti profesi wartawan. Oleh karena itu, ia meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot Menteri Desa PDTT dari jabatannya.

“Salah satu fungsi wartawan adalah sebagai kontrol sosial, dan pernyataan yang merendahkan profesi ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Pungkas Rudi, bahwa pernyataannya merupakan bentuk pembelaan terhadap martabat insan pers. Ia berharap, perilaku yang demikian tidak terulang lagi di masa depan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

HUT Megawati, PDIP Kebumen Pilih Aksi Lingkungan: Tebar 7.900 Ikan dan Tanam 790 Pohon
Guardians gelar Bongkar Rahasia Masak Steak Kelas Hotel Bintang 5 Bersama Chef Jaya
Investasi Masa Depan: SMK Bina Nusantara Kebumen Luncurkan Program Sekolah Gratis 100% dan Pemetaan Karier Global
Kasus Dugaan Korupsi Berjamaah BUMD Aneka Usaha Memanas, KANCIL Siap Kerahkan Ratusan Massa Demo Inspektorat Kebumen
Tragedi di Kec. Buayan: Dosa Kyai, Kepala Desa dan Tetangganya?
Disurvei BPJS Kesehatan, Pelayanan Klinik dr. Rima Medika Diakui Memuaskan
Kades di Kebumen Divonis 1 Tahun Penjara, Rugikan Negara Rp236 Juta
PDAM Kebumen Salurkan Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:06 WIB

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:23 WIB

Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB

Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Kamis, 22 Jan 2026 - 19:06 WIB

Ilustrasi

Opini

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Rabu, 21 Jan 2026 - 15:09 WIB