Masa Depan Demokrasi Keerom Pasca Pilkada 2024

- Editor

Jumat, 6 Desember 2024 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa Depan Demokrasi Keerom Pasca Pilkada 2024

Dr. Kenius Kogoya, S.P., M.Si
(Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua)

Kabupaten Keerom sebagai salah satu daerah strategis di Provinsi Papua memiliki peran penting dalam dinamika demokrasi lokal di tanah Papua. Dengan berakhirnya kontestasi Pilkada 2024 (baca Pasca Pilkada), masa depan demokrasi di wilayah Kabupaten Keerom akan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Serangkaian faktor ini saling berkelindan satu sama lain dan menempatkan Bupati Keerom Periode 2025-2030 sebagai sumbu utama penegakan demokrasi lokal.

Bupati akan menjadi ujung tombak pembangunan dan stabilitas politik di Keerom. Pemimpin yang inklusif, visioner, dan memahami ragam persoalan dan tantangan wilayah yang kompleks dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Keerom.

Agar tidak mengulangi kesalahan dari pemimpin sebelumnya, penting bagi pemimpin Keerom kedepan memahami betul Visi dan Misinya serta memiliki manajemen birokrasi yang mumpuni, networking di pemerintahan pusat, swasta dan Non Government Organizatioan (NGO) yang kuat serta kemampuan memberdayakan generasi muda Keerom. Tanmpa itu semua, rezim Pilkada tidak akan memberikan dampak positif dan kemajuan yang signifikan bagi kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Keerom.

Keberhasilan demokrasi electoral tidak berhenti pada terselenggaranya hajatan 5 tahunan. Output utama dari demokrasi electoral adalah bagaimana menghasilkan kepala daerah yang genuine. Dalam arti Bupati Keerom harus pemimpin yang autentik, tulus dan melayani dalam menjalankan tugas serta tanggungjawabnya.

Di tengah tantangan bahkan ada sebagian yang skepitis dengan demokrasi, Bupati yang genuine sangat dibutuhkan untuk mendorong perubahan yang positif dan berkelanjutan.

Pemimpin genuine dicirikan dengan karakter yang orisinal bukan karakter yang dibuat-buat dengan tetap fokus pada kepentingan rakyat dan bertindak sesuai dengan peraturan dan nilai-nilai etika dan moral. Kemudian, konsisten dalam hal janji-janji politik saat berkampanye dan transparan dalam menjalankan kebijakan termasuk mengajak masyarakat untuk aktif berperan serta dalam melakukan pengawasan bagi pemerintahannya. Inilah integritas dan mengedepankan partisipasi publik.

Partisipasi dan keikutsertaan publik dalam proses demokratisasi di Keerom pasca Pilkada 2024 sangat dibutuhkan. Partisipasi tidak boleh berhenti sesaat setelah pencoblosan. Keberlanjutan partisipasi sangat diharapkan, terutama dalam pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Siapapun pemimpin baru Keerom yang akan dilantik pada Februari 2025 harus mampu mengintegrasikan kearifan lokal dalam proses pembangunan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat Keerom tetapi juga memastikan bahwa pembangunan benar-benar bermanfaat.

Pada akhirnya masa depan demokrasi di Keerom pasca Pilkada 2024 sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, perguruan tinggi, media dan NGO. Jika semua elemen ini dapat bekerja sama dengan baik, Keerom memiliki potensi untuk menjadi model demokrasi lokal yang inklusif.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Santri Muda Nusantara: Anomali Polisi Bersama Masyarakat vs Tindakan Intimidasi & Penggeledahan Terhadap Santri Hamalatul Qur’an
Perubahan Diri dalam Lensa IRT
Membongkar Rahasia Kebaikan Finansial Syariah: 5 Pilar Akad Tabarru’at
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Dari Banyak Program Menuju Kemampuan Mengonversi Realitas
Melawan “Pabrik Kecanduan” di Saku Anak Kita
Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi
Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi
Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru