Dukung Program Haji Ramah Lansia, AMPHURI Fasilitasi Komisi Nasional Disabilitas ke Tanah Suci

- Editor

Jumat, 31 Mei 2024 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua KND Deka Kurniawan dan Ketua Umum AMPHURI Firman M Nur saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 1 Maret 2024 lalu. (dok. Foto AMPHURI)

Wakil Ketua KND Deka Kurniawan dan Ketua Umum AMPHURI Firman M Nur saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 1 Maret 2024 lalu. (dok. Foto AMPHURI)

Siaranindonesia.com, Jakarta – Dalam rangka memenuhi mandat peraturan perundang-undangan, baik tentang penyelenggaraan ibadah haji maupun penyandang disablitas, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengundang dan memfasilitasi Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND) untuk melakukan pemantauan pelaksanaan haji khusus di musim haji 1445H/2024. Pemantauan akan berlangsung selama 27 hari yang dimulai sejak 28 Mei hingga 23 Juni 2024.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal AMPHURI, Farid Aljawi, di Jakarta, Rabu (29/5/2024) saat melepas keberangkatan Wakil Ketua KND, Deka Kurniawan untuk bertolak ke Tanah Suci.

Farid menegaskan, kerja sama pemantauan haji ini merupakan wujud komitmen AMPHURI untuk menindaklanjuti dari nota kesepahaman antara KND dengan AMPHURI yang ditandatangani pada 1 Maret 2024 lalu.

“Inilah dukungan kami untuk Kementerian Agama yang mencanangkan penyelenggaraan haji tahun ini sebagai haji ramah lansia dan disabilitas,” tegas Farid.

Menurutnya, pemantauan yang dilakukan KND di Tanah Suci menjadi sangat strategis. Pasalnya, KND merupakan lembaga HAM nasional yang memiliki tugas dan fungsi untuk memastikan penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Artinya, lanjut Farid, sebagai lembaga yang memiliki legitimasi dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas, KND dibutuhkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan asosiasi penyelenggara ibadah haji khusus agar program ramah lansia dan disabilitas ini semakin bermakna.

“KND memang sudah seharusnya hadir untuk memantau penyelenggaraan haji setiap tahun,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua KND, Deka Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada AMPHURI sebagai asosiasi penyelenggara haji khusus pertama yang memberikan dukungan nyata kepada KND untuk memantau pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam ibadah Haji.

“Sejak kami beraudiensi, AMPHURI sangat antusias untuk mendukung, bahkan langsung mengajukan kerja sama dengan ber-M0U. Dan luar biasanya, hari ini komitmen itu betul-betul diwujudkan,” tutur Komisioner KND yang tahun 2023 lalu juga memantau penyelenggaran haji regular atas dukungan Kemenag ini.

Deka menjelaskan, jamaah haji khusus yang diberangkatkan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang bernaung di AMPHURI pada tahun ini kurang lebih sebanyak 7.300 orang.

“Di antara mereka tentunya ada juga yang merupakan penyandang disabilitas. Disabilitas yang dimaksud di sini termasuk juga para lansia yang memiliki hambatan,” jelas Deka.

Karena itu, Deka menambahkan dalam pemantauan haji ini, KND akan memastikan mereka mendapatkan haknya sebagai jamaah haji, baik berupa aksesibilitas, akomodasi yang layak, bimbingan dan pembinaan sebagaimana yang didapatkan juga oleh jamaah haji non-disabilitas.

“Mengingat banyak tahapan-tahapan haji yang harus dilalui, KND telah menyiapkan titik-titik pemantauan sesuai dengan tahapan haji, mulai dari keberangkatan, kegiatan dan ibadah pra haji, pelaksanaan haji, sampai kepulangan,” ujarnya. (*)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru