Ikatan Cendekiawan Betawi Tunjuk Syamsul Yakin Sebagai Ketua

- Editor

Rabu, 24 April 2024 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Indonesia-Sekelompok cendekiawan Betawi hari ini (Rabu 24/4) memilih Syamsul Yakin sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Betawi (ICB).

Pertemuan yang dimotori oleh dedengkot Kelompok Orang-Orang Depok (KOOD) Ahmad Dahlan itu berlangsung sejak pagi hingga siang di sebuah restoran di kawasan Sawangan Depok.

Hadiri dalam perhelatan itu cendekiawan Betawi alumni universitas ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitasi Ibnu Khaldun (UIK), dan sederet lainnya.

Acara diawali dengan silaturahim dan halalbihalal. Karena masih dalam suasana lebaran. Selanjutnya Ahmad Dahlan didaulat untuk membuka acara. “Baba hanya mengumpulkan saja. Selanjutnya silakan musyawarah”, tukasnya.

“Di luar dugaan, respons teman-teman positif. Undangan hanya via WhatsApp tapi yang kumpul lebih dari 25 orang”, ujar dokter Sobari yang memfasilitasi pertemuan itu dalam sambutannya.

Kehangatan acara yang digalar mendadak itu makin terasa saat Pradi Supriatna memberi kata sambutan sebagai tokoh masyarakat Depok yang terkenal humble dan visioner. “Saya menyambut positif dan pertemuan ini sangat penting”, katanya.

Seusai jeda makan siang dan shalat Dzuhur, penggagas pertemuan menetapkan tim formatur untuk menentukan kepengurusan ICB ke depan. Ada tujuh orang yang disepakati, yakni Syamsul Yakin sebagai ketua. Mubtadin Tyas, Sobari, Saroni, Pradi Supriatna, Zikri D Darmawan, dan Acep Azhari masing-masing sebagai anggota.

Dalam sidang tim formatur yang dipimpin Pradi Supriatna disetujui Syamsul Yakin sebagai Ketua Umum ICB. Syamsul Yakin adalah dosen UIN Jakarta dan anggota Dewan Pakar KOOD, ICMI Depok, dan IKADI Pusat.

Dalam sidang tim formatur itu juga disetujui Mubtadin Tyas sebagai Sekretaris Umum dan Acep Azhari sebagai Bendahara Umum, keduanya adalah doktor bidang ekonomi.

Sementara Pradi Supriatna, Sobari, Nina Susana, dan Ahmad Dahlan menjadi Dewan Penasihat ICB.

“Kita akan bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk ICB. Akan dilakukan penyempurnaan kepengurusan sebelum digelar rapat kerja nanti”, imbuh Syamsul Yakin saat sambutan sebagai ketua terpilih.

Dalam bekerja, menurut Syamsul, ICB lebih sebagai litbang bagi semua paguyuban Betawi seperti KOOD dan yang lainnya. Hasil kajian ICB nantinya diharapkan dapat dipertimbangkan untuk diimplementasikan.

Cendekiawan yang tergabung dalam ICB berasal dari Depok, Bekasi, Jakarta, dan Tangerang.*

Komentar Facebook

Editor : Rohmat Rospari

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB