Jalan di Kebumen Secara Umum Siap Untuk Mudik Lebaran

- Editor

Sabtu, 6 April 2024 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Siaran Indonesia – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Joni Hernawan menyebut secara umum kondisi jalan di Kabupaten Kebumen sudah siap untuk dilalui para pemudik dari berbagai kota.

Jalur arus mudik di Kebumen masuk melalui jalur utama Jalan Nasional Banyumas-Prembun dan Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS), Jalan Provinsi Gombong-Sempor- Ketileng dan Jalan provinsi Prembun-batas Wonosobo menuju jalan kolektor kabupaten yang menghubungkan antar ruas jalan di atasnya.

Mendekati H-5 lebaran, pemerintah telah melakukan penanganan perbaikan jalan yang dibagi menjadi tiga bagian sesuai kewenangannya, yakni jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten.

“Untuk jalan nasional sudah dilakukan penanganan oleh Pemerintah Pusat. Begitu juga jalan provinsi ditangani provinsi, dan Pemkab Kebumen menangani jalan-jalan kabupaten,” ujar Joni saat ditemui di Dinas PUPR, Jumat (5/4/2024).

Untuk jalan nasional dan jalan provinsi, tutur Joni kondisinya sudah halus atau dalam kondisi mantap untuk dilewati. Sedangkan untuk jalan kabupaten, beberapa ruas masih ada yang berlubang sedikit-sedikit. Pemkab mensiasati dengan penambalan (patching) dan urugan.

“Secara umum sudah bisa berfungsi untuk lalu lintas mudik karena jalan kabupaten kita sudah kita lakukan perbaikan rutin, baik tambal sulam maupun urugan. Kita belum bisa memenuhi semua kebutuhan penanganan karena keterbatasan anggaran,” ucapnya.

Sedangkan Pemkab Kebumen juga sudah menetapkan jalur arus mudik melalui koordinasi lintas sektoral. Pertama dari sisi barat, yakni jalan dari Ijo-Bumiagung-Demangsari sampai Ayah. Kedua, jalan Selokerto-Buayan-Jladri, Gombong-Kuwarasan-Puring. Ketiga, jalan Purwodeso-Petanahan.

Joni menuturkan, untuk jalan-jalan kabupaten yang rusak saat ini sudah dilakukan perbaikan rutin dengan Lapen (lapisan penetrasi) dan patching dengan coolmix, mulai Kebumen sebelah barat, tengah sampai ujung timur.

Jalur Selokerto-Buayan Jladri menjadi jalan yang potensi paling besar menerima beban lalulintas mudik. Kondisi jalan di sana kata Joni secara umum bagus, ada jalan rusak kurang lebih 1,5 Km di titik desa Lemahduwur . Pemkab saat ini hanya melakukan penambalan dan urugan karena jalan ini tengah diusulkan pembangunan betonisasi melalui Inpres Jalan Daerah sekitar 35 miliar.

“Jalan Selekerto-Buayan sudah masuk usulan nomor satu yang akan diperbaiki oleh Pemerintah Pusat, sehingga dari Kabupaten tidak melakukan perbaikan total. Terkonfirmasi kita sudah mendapat lampu hijau. Artinya insya Allah akan ditangani tahun ini,” ucapnya.

Kemudian, jalan Gombong arah Kuwarasan menuju Sitiadi, Puring kata Joni juga sudah dilakukan perbaikan emergency sekitar desa kalitengah dan setelah lebaran akan ada penanganan permanen. Demikian juga jalan lingkar Gombong. “Untuk jalan Purwodesa-Petanahan ini yang paling siap untuk jalur mudik lebaran karena sudah full beton sampai JJLS,” ucapnya.

Menurut Joni, di sisi tengag; yakni jalan Soka-Klirong-Petanahan, Tamanwinangun-Bocor-Gejayan, Kambalan-Ambal, Gentan-Mirit Petikusan, Kabekelan-Lembupurwo, juga sudah dalam penanganan atau perbaikan rutin

“Saat ini kita hanya bisa melakukan perbaikan dengan patching dan urugan, karena ada beberapa jalan yang bakal dilakukan pembangunan , dan paket pekerjaanya baru akan dilaksanakan setelah lebaran seperti jalan Soka – Klirong, gentan – mirit petikusan, pasar hewan argopeni-kembaran, sruni-krakal, Kabekelan-Lembupurwo, gombong- kuwarasan, purwogondo-buayan, karanggayam-kebakalan,” tandasnya. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

HUT Megawati, PDIP Kebumen Pilih Aksi Lingkungan: Tebar 7.900 Ikan dan Tanam 790 Pohon
Guardians gelar Bongkar Rahasia Masak Steak Kelas Hotel Bintang 5 Bersama Chef Jaya
Investasi Masa Depan: SMK Bina Nusantara Kebumen Luncurkan Program Sekolah Gratis 100% dan Pemetaan Karier Global
Kasus Dugaan Korupsi Berjamaah BUMD Aneka Usaha Memanas, KANCIL Siap Kerahkan Ratusan Massa Demo Inspektorat Kebumen
Tragedi di Kec. Buayan: Dosa Kyai, Kepala Desa dan Tetangganya?
Disurvei BPJS Kesehatan, Pelayanan Klinik dr. Rima Medika Diakui Memuaskan
Kades di Kebumen Divonis 1 Tahun Penjara, Rugikan Negara Rp236 Juta
PDAM Kebumen Salurkan Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:06 WIB

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:23 WIB

Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB

Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Kamis, 22 Jan 2026 - 19:06 WIB

Ilustrasi

Opini

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Rabu, 21 Jan 2026 - 15:09 WIB