MUI Minta Film Kiblat yang Dibintangi Ria Ricis Ditarik, Dianggap Kampanye Hitam Agama Islam

- Editor

Rabu, 27 Maret 2024 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu adegan Film Kiblat

Salah satu adegan Film Kiblat

Siaranindonesia.com-Ketua Majelis Ulama Indonesia(MUI) Bidang Dakwah, KH Cholil Nafis memprotes keras film layar lebar berjudul Kiblat.

Film yang dibintangi Youtuber Ria Ricis tersebut diakui melaksanakan kampanye hitam terhadap salah satu ajaran agama tertentu.

Diketahui di dalam promosi film Kiblat, poster yang ditayangkan tersedia seorang yang dideskripsikan sedang menjalankan ibadah salat di dalam posisi rukuk. Tubuhnya menghadap kiblat tapi tidak bersama wajahnya yang justru menghadap arah berlawanan kiblat.

“Saya tak mengetahui mengisi filmnya maka belum dapat komentar. Tapi gambarnya seram kok, judulnya kiblat ya. Saya buka-buka arti kiblat hanya ka’bah, arah menghadapnya orang-orang salat. Kalau ini benar sungguh film ini tak pantas diedar dan termasuk kampanye hitam terhadap ajaran agama maka film ini harus diturunkan dan tak boleh tayang,” kata Cholil Nafis seperti diunggah di account Instagram-nya @cholilnafis, Minggu (24/3/2024).

Menurut Cholil, film kiblat besutan sutradara Bobby Prasetyo tersebut memanfaatkan promosi yang sensitif. Judul kiblat termasuk kata dia justru mendiskreditkan agama.

“Seringkali reaksi keagamaan dimainkan oleh pebisnis untuk meraup beruntung materi. Yang gini tak boleh dibiarkan harus dilawan,”tuturnya.

Diketahui Leo Pictures Bekerja sama bersama Legacy Pictures dan 786 Production bakal menayangkan film Kiblat terhadap tahun ini, tapi belum tersedia tanggal pasti penayangannya. Kiblat sendiri bercerita perihal seorang wanita bernama Ainun.

Diceritakan ayahnya yang ia panggil abah udah meninggal, dan Ainun ingin mengenal lebih jauh perihal sang abah.

Namun Ainun tak tahu, terkecuali semasa hidup abahnya, sang abah menyebarkan sebuah ajaran.

Karena ingin mengenal lebih jauh perihal abahnya, Ainun harus masuk ke ajaran yang disebarkan oleh abahnya di desanya.

Dari situlah pengalaman mistis merasa dialami oleh Ainun. Kejadian janggal kerap ia alami, seperti diteror oleh mahluk tak kasat mata. Tak hanya dialami Ainun, Rini dan Bagas dua sahabatnya pun mengalami beraneka kejadian janggal.

Seperti kejadian berpindah kiblat saat salat yang dialami oleh Bagas.

Rini dan Bagas merasa terkecuali kampung halaman Abah Ainun merasa aneh, seperti tidak tersedia azan padahal di kampung tersebut terkandung sebuah masjid. Tak disangka ternyata Abah Ainun merupakan orang yang mengajarkan ajaran sesat. Ajaran sesat tersebutlah yang menyebabkan ia dan dua sahabatnya mengalami kejadian aneh nan janggal

Komentar Facebook

Berita Terkait

Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang: Polri On-Track Tangani Kasus Evi-Zendy vs Bibi Kelinci, Fokus pada Perlindungan Data
Ramp Check Jelang Lebaran 2026, UP PKB Kedaung Kali Angke Periksa Puluhan Bus AKAP
Ketua Umum Masyarakat Pesantren Soroti Pengelolaan Dana Haji, Usulkan Peran BPKH Dikaji Ulang
Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior
Tim Peduli Salurkan Bantuan untuk Palestina di Tengah Eskalasi Konflik Timteng
Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:47 WIB

Polres Kebumen Ungkap Sejumlah Kasus dalam Operasi Pekat Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:01 WIB

26 dari 29 Ranting Usulkan Andi Gimbal dalam Penjaringan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kebumen

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:56 WIB

IIBF Kebumen Gelar Aksi Berbagi, 1.075 Menu Buka Puasa Disalurkan ke Masyarakat

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:16 WIB

Polres Kebumen dan PWRI Kebumen Bagikan 1.000 Paket Takjil di Alun-Alun Pancasila

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:31 WIB

Kades Mulyosri Pastikan Tanah Tercatat Aset Desa, Pelapor Akan Dilaporkan Balik

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:23 WIB

Haul Pertama di Wergonayan, Tradisi Baru Mengenang Pendiri Desa Dimulai

Senin, 9 Februari 2026 - 20:34 WIB

PWRI Kebumen Gelar Tumpengan dan Doa Bersama Sambut Hari Pers Nasional 2026

Berita Terbaru