Membangun Pribadi Unggul dengan Berpuasa

- Editor

Kamis, 21 Maret 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Pribadi unggul (personal excellence) dapat diraih dengan berpuasa. Seorang muslim dapat bertransformasi menjadi mukmin. Dengan berpuasa seorang mukmin berpeluang jadi muttaqin.

Baik muslim, mukmin, dan muttaqin adalah entitas pribadi unggul (personal excellence) dari tingkat umum, khusus, hingga super khusus. Pertanyaannya, puasa seperti apa yang dapat membangun pribadi unggul?

Di dalam al-Qur’an, Allah memuji seorang muslim yang berpuasa dengan julukan pribadi mukmin. Allah meyakinkan bahwa berpuasa juga dapat menaikkan seorang mukmin jadi muttaqin.

Dalam magnum-opusnya, yakni kitab Ihya Ulumuddin, Imam al-Ghazali memberi informasi bahwa puasa itu seperempat iman. Bagaimana perhitungan matematiknya?

Imam al-Ghazali menjawab dengan mengutip dua hadits Nabi. Pertama, “Puasa itu separuh sabar”. Kedua, “Sabar itu separuh iman”. Jadi antara puasa dan iman ada sabar.

Dengan kata lain, puasa yang dapat meningkatkan pribadi unggul adalah yang dilaksanakan dengan sabar. Menariknya, secara leksikal, puasa itu bermakna sabar. Puasa dan sabar sama-sama berarti menahan.

Di dalam al-Qur’an, Allah memuji pribadi yang sabar ini. “Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas” (QS. al-Zumar/39: 10).

Kaitan puasa dan sabar terkonfirmasi dalam hadits qudsi, yakni sama-sama beroleh pahala tanpa batas dari Allah, “Sungguh puasa itu untuk-Ku. Aku yang akan memberi pahalanya (tanpa batas)” (HR. Bukhari).

Tak pelak, informasi otentik dan otoritatif ini memperteguh bahwa puasa dan sabar dapat menempatkan pribadi muslim jadi mukmin, dua entitas pribadi unggul.

Pada tangga berikutnya, Allah juga meyakinkan kita bahwa puasa akan mengarahkan pribadi mukmin jadi muttaqin. Muttaqin adalah pribadi unggul yang memuncaki muslim dan mukmin.

Minimal ada empat ciri khas pribadi muttaqin, yakni tawakal, qanaah, wara, dan yakin. Pengejawantahan keempat ciri khas ini sangat dinanti di negeri ini. Inilah personal excellence (pribadi unggul), tingkatannya dan alternatif cara meraihnya.*

Oleh: Syamsul Yakin

Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru