Marak Bullying, Ketua MUI Sebut Pentingnya Penguatan Akhlak Bangsa

- Editor

Kamis, 14 Maret 2024 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Penguatan akhlak bangsa merupakan langkah antisipatif terhadap fenomena maraknya bullying. Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI, KH. M. Cholil Nafis, Ph.D, dalam kegiatan yang diselenggarakan Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) MUI Pusat yang bertahyk “Generasi Anti Bullying dengan Akhlakul Karimah”.

Menurut pria yang akrab disapa Kyai Cholil ini, terdapat beberapa poin penting untuk mengantisipasi bullying.

“Anak-anak harus kuat dan percaya diri serta memiliki kemampuan untuk tidak terpengaruh oleh bullying” terangnya di Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Ia menyebutkan bahwa perlu memberikan ketangguhan dan keteladanan pada anak, termasuk mendoakan anak sebagai cerminan kasih sayang.

“Selain itu, lingkungan harus dapat memberikan tindakan yang tepat untuk melindungi anak-anak dari bullying” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PDPAB MUI, Dr. KH. Masyhuril Khamis menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pengurus PDPAB MUI untuk memberi solusi melalui pendekatan akhlakul karimah.

“Kami ingin ambil bagian untuk memberikan solusi pada beberapa fenomena yang akhir-akhir ini menggejala, dari bullying hingga bunuh diri karena menurunnya spiritual akhlak bangsa.” Pungkasnya.

Kegiatan ini menghadirkan para guru Bimbingan Konseling Konseling perwakilan dari MTsS/SMPN/MTsN, MAN/MAS/SMAN Se-DKI Jakarta. Harapannya, melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergi dalam menjadikan Duta Akhlak Bangsa dan kerjasama dengan Kementerian Agama.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru