Surya Smart Village: Langkah Inovatif Meretas Kemandirian Desa Terpencil

- Editor

Senin, 4 Maret 2024 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Pengembangan ekonomi hingga pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang belum merata, menyebabkan sejumlah desa terkategori sebagai wilayah tertinggal. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2023) mendapati 185.622 rumah tangga di Indonesia masih hidup dalam gelap gulita. Sementara itu Kementerian PUPR (2022) mencatat 47.915 desa belum memiliki sanitasi air yang layak.

Keadaan tersebut ditengarai oleh akses pedesaan yang terpencil, sehingga sulit terjangkau pembangunan. Tak heran, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (2023) mendorong kemandirian desa menjadi upaya dalam mencapai cita-cita desa yang sejahtera.

“Guna mewujudkan kemandirian desa, kami mengembangkan program Surya Smart Village. Yaitu peningkatan infrastruktur di Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Meliputi pengembangan dan pengelolaan alat penerangan dan teknologi alber atau Alarm Anti Luber,” ujar Agung Raka Ramaputra, mahasiswa Teknik Logistik Universitas Pertamina (UPER).

Bersama rekannya Yoel Fajar Sinaga dari Teknik Elektro, dan dibimbing Adita Utami, M.T., selaku Dosen Prodi Teknik Sipil UPER, program mereka mendapatkan pendanaan melalui sociopreneurship Innovillage yang diselenggarakan Telkom Indonesia.

“Meskipun berada di wilayah kawasan metropolitan Jakarta dan sekitarnya, Desa Barengkok yang terletak di daerah Bogor masih harus menghadapi tantangan dalam hal fasilitas sanitasi dan penerangan. Sekitar 40 rumah masih kekurangan fasilitas yang memadai. Keterbatasan tersebut menjadikan kami berinisiasi untuk membangun solar panel dan juga penampungan air bersih,” lanjut Agung.

Akses sarana prasarana termasuk pencahayaan yang kurang memadai, membuat Desa Barengkok termasuk kedalam 181 desa tertinggal di sekitar daerah aliran Sungai Citarum. Meski begitu, Desa Barengkok memiliki potensi alam yang sangat besar karena kawasannya yang berada di perbukitan dan dikelilingi hutan alami.

“Dalam survei yang kami lakukan di Desa Barengkok, kami menemukan potensi besar dalam pemasangan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik. Rencana awalnya kami akan memasang sejumlah 5 panel surya di wilayah perbukitan yang terjangkau matahari secara langsung. Selain itu, wilayah yang di kelilingi hutan tersebut membuat Desa Barengkok kaya terhadap air bersih, mengingat hutan dapat membantu sirkulasi air dengan baik. Oleh karenanya kami juga akan membuat penampungan air bersih,” tambah Yoel.

Adita menuturkan, program sosial di Desa Barengkok dilakukan sejak awal Januari hingga akhir Februari 2024.

“Dengan total pendanaan sekitar 12 juta rupiah, tim UPER memasang penerangan jalan panel surya sebesar 400 watt yang dipasang di 4 titik fasilitas utama desa. Kami juga menerapkan teknologi Alber di penampungan utama air bersih desa. Selama 3 bulan kedepan, UPER akan memantau dan mengetahui kemajuan proyek yang sudah dilaksanakan,” ungkap Adita.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, MS., menyebut pengembangan dan penerapan teknologi energi terbarukan menjadi salah satu fokus universitas.

“Program Surya Smart Village yang dikembangkan dosen dan mahasiswa, adalah contoh fokus universitas pada teknologi energi terbarukan. Kami terus mendorongnya melalui center of excellence, untuk menghasilkan lulusan yang terbiasa menjawab tantangan riil masyarakat. Didukung program bimbingan karir Lulusan Merah Putih, alumni kami terserap di beragam industri seperti Pertamina grup,” tutup Prof. Wawan.

Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/

Komentar Facebook

Berita Terkait

Luncurkan 10 Buku di Usia 50 Tahun, Prabowo Puji Bahlil sebagai Sosok Petarung dan Penghibur Jokowi
Taruna Ikrar Dorong Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah Perkuat Kesehatan Anak
CPH Desak KPK Supervisi Penanganan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara
Kepala BPOM Dorong Universitas Kolaborasi Perkuat Inovasi Nasional
KAHMI Luncurkan Logo HUT ke-60, Tegaskan Komitmen untuk Kedaulatan Bangsa
CPH Desak Kajati Maluku Utara Baru Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rp139 Miliar
Dody: Loyalitas, Integritas, dan Pelayanan kepada Masyarakat Menjadi Fondasi Kinerja Bidang Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta
Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Luncurkan 10 Buku di Usia 50 Tahun, Prabowo Puji Bahlil sebagai Sosok Petarung dan Penghibur Jokowi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Taruna Ikrar Dorong Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah Perkuat Kesehatan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:58 WIB

CPH Desak KPK Supervisi Penanganan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Kepala BPOM Dorong Universitas Kolaborasi Perkuat Inovasi Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:54 WIB

CPH Desak Kajati Maluku Utara Baru Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rp139 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Dody: Loyalitas, Integritas, dan Pelayanan kepada Masyarakat Menjadi Fondasi Kinerja Bidang Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Berita Terbaru