Harga Beras Medium dan Premium Ditingkat Agen Sudah Turun, Pedagang Senang Pasokan Sudah Lancar

- Editor

Senin, 4 Maret 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Harga beras medium dan premium di sejumlah agen beras di wilayah Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi sudah turun pertanggal 1 Maret 2024 pukul 10.00 wib.

Dilaporkan penurunan itu sudah berjalan dari minggu kemarin seiring pasokan beras medium dan premium berjalan lancar dari pasar induk beras.

Agen beras HO milik Hj Joli dijalan Raya Hankam, harga besar Premium Rp. 15.000/Kg sedangkan harga beras Medium Rp. 13.200/Kg.

Dari keterangan Hj Joli ditokonya harga premium mengalami penurunan semula Rp. 16.500/Kg menjadi 15.000/Kg dan Medium yang semula Rp. 14.500/Kg menjadi Rp. 13.200.

“Penurunannya dikisaran Rp 1.500 setiap kilonya untuk harga beras premium dan Rp 1.300 setiap kilonya di beras medium,” kata Hj Jola.

Sementara di Toko Beras Sumber Raya Jl. Raya Hankam Rt. 06/09 Jatiwarna Pondok Melati terpantau harga beras Premium Rp. 15.800/Kg dan harga Beras Medium Rp. 13.300/Kg.

Harga mengalami Penurunan harga premium yang semula Rp. 17.300 menjadi Rp. 15.800, medium yang semula Rp. 14.600 menjadi Rp. 13.300.

“penurunan sekitar Rp 1.500 untuk harga beras premium perkilonya dan beras medium turun sekitar Rp 1.300,” ungkap Riman Nugraha.

Lebih lanjut Dia berharap dengan pasokan yang sudah lancar semoga harga beras tetap terjaga dan stabil terutama sebentar lagi jelang bulan ramadhan.

Sebelumnya, sejak awal bulan Januari 2024 lalu, harga beras jenis medium dan premium mengalami kenaikan secara bertahap hingga mencapai Rp2.000 per kilogramnya. Pemicu kenaikan harga hingga berkurangnya pendistribusian beras di pasaran. Berbagai faktor ikut memicu kenaikan harga beras premium dan beras medium, salah satunya dampak dari animo cuaca sehingga petani di sejumlah daerah penghasil beras mengalami gagal panen.

Pemerintah pusat dan daerah dengan cepat melakukan upaya agar pasokan beras lancar dan tidak membuat harga beras naik lebih tinggi lagi.

Peran dari perintah pusat dan pemerintah daerah aktif memonitor perputaran harga beras untuk menjaga kualitas dan kuantitas di tingkat pasar, sehingga harga beras dapat kembali normal.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru