Tuduhan Tindak Pelecehan Seksual terhadap Rektor UP Bentuk Kriminalisasi dan Sarat Kepentingan Politik

- Jurnalis

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Tuduhan dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap Rektor Universitas Pancasila, Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, S.H., M.Si., FCBArb, adalah bentuk kriminalisasi dan dinilai penuh dengan nuansa politis. Pasalnya, tuduhan tersebut tidak dilandasi bukti hukum yang memadai dan diorkestrasi pada saat menjelang pemilihan Rektor Universitas Pancasila periode 2024 – 2028.

Kuasa hukum Rektor Edie, Dr. Faizal Hafied, S.H., M.H., menegaskan bahwa tuduhan yang dilayangkan oleh dua pelapor, DF dan RZ, sangat tidak masuk akal jika ditinjau dari aspek bukti dan kronologi. Dari aspek bukti, laporan tersebut tidak dilengkapi oleh bukti – bukti yang cukup. Sedangkan dari aspek kronologi, klaim pelapor bahwa kejadian tersebut terjadi pada Desember 2022 dan Februari 2023 sangat jauh jaraknya dengan waktu laporan dibuat.

“Seharusnya, jika benar kejadian pelecehan seksual itu ada, tidak harus menunggu sekitar satu tahun baru laporan tersebut dibuat. Tentu dapat kita duga ada motif lain yang tujuannya adalah menjatuhkan harkat dan martabat klien kami,” kata Faizal dalam keterangan tertulisnya Rabu (28/02/2024).

Terlebih lagi, ada kisah yang sulit diterima akal sehat yang dibuat oleh salah satu pelapor yang mengaku mengalami trauma berat dan berimbas pada hubungan rumah tangga, yang membuat suaminya mendesak agar sang istri mau bercerita kejadian tersebut. “Pelapor mengaku mengalami trauma berat, namun masih bisa menjalani aktivitas pekerjaan di kampus dengan kondisi normal. Dan, apa mungkin proses desak-mendesak oleh suaminya membutuhkan waktu satu tahun agar sang istri mau bercerita? Sangat tidak masuk akal,” lanjutnya.

Jadi, menurut Faizal, apa yang sedang terjadi dan berbagai berita hoaks yang beredar adalah murni bentuk kriminalisasi terhadap Prof. Edie untuk menjegal Rektor berprestasi ini melanjutkan kepemimpinannya yang sangat baik.

“Saya sangat menyayangkan, kepentingan politik dari oknum tertentu yang ingin berkuasa dan tidak senang dengan kepemimpinan yang baik dan prestasi gemilang Rektor Edie, sampai harus mengkriminalisasi klien kami,” tegas Faizal.

Faizal menegaskan, pihaknya akan menghormati dan menjalani semua proses hukum yang telah diatur dalam Undang-undang, namun, juga akan berupaya memulihkan nama baik kliennya yang telah tercoreng oleh isu fitnah yang telah disebar menjelang pemilihan Rektor Universitas Pancasila. Oleh karena itu, Faizal menegaskan akan melaporkan balik pihak – pihak yang telah menuduh kliennya, yang telah membunuh karakter dan menghalangi kepemimpinan berprestasi Rektor Edie.

“Kami akan mendampingi klien kami untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, sekaligus melaporkan balik pihak – pihak yang sudah merusak nama baik klien Kami,” pungkasnya. ( * )

Komentar Facebook

Berita Terkait

Forum Persatuan Guru Ngaji (FPGN) Kota Tangerang Selatan Menggelar Pengajian Rutin Bulanan
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Sma Arrahman Depok
Berbagi Untuk Sesama Tema Kurban PT Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1
Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara
Ketua Umum Indonesian Council of Youth Development (ICYD) Budy Sugandi Apresiasi Kelancaran Haji 2024
Berawal dari Pertemanan, Kini 3 Alumni Gontor ini Membangun Bisnis Agent Tour Edukasi Sekolah di Depok Bernama Dirgantara AIA Tour Travel
Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri
Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:18 WIB

Forum Persatuan Guru Ngaji (FPGN) Kota Tangerang Selatan Menggelar Pengajian Rutin Bulanan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:04 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Sma Arrahman Depok

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:59 WIB

Berbagi Untuk Sesama Tema Kurban PT Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:27 WIB

Ponpes Darul Amanah Satu- satunya Pesantren yang Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Bali 7s Se-Asia Tenggara

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:13 WIB

Ketua Umum Indonesian Council of Youth Development (ICYD) Budy Sugandi Apresiasi Kelancaran Haji 2024

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:33 WIB

Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:28 WIB

Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:23 WIB

Bentuk Satgas, Pemerintah Komitmen Berantas Judi Online

Berita Terbaru