Akbar Tandjung Turun Gunung Gaungkan Kemenangan Partai Golkar dari Kepanjen

- Editor

Senin, 15 Januari 2024 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akbar Tandjung menyerahkan bendera Partai Golkar kepada pimpinan kader partai di desa, untuk menggaungkan kemenangan Partai Golkar.

Akbar Tandjung menyerahkan bendera Partai Golkar kepada pimpinan kader partai di desa, untuk menggaungkan kemenangan Partai Golkar.

Malang, Siaran Indonesia – Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Akbar Tandjung merasa prihatin dengan suara Golkar yang terus anjlok. Karenanya ia harus turun gunung untuk merebut kembali suara Golkar di masyarakat.

Hal itu terlihat dengan semangat Akbar Tandjung menggaungkan kemenangan Partai Golkar sampai tingkat desa, melalui pemberian bendera kepada pimpinan partai tingkat desa se Kabupaten Malang di Kepanjen, pada Minggu 14 Januari 2024. Pemberian bendera ini sebagai simbol kemenangan Golkar.

“Ini adalah keinginan kita bersama bahwa Golkar harus bisa naik suaranya untuk memenangkan Pemilu 2024, dan saya sendiri merasa harus ikut turun memberikan semangat kepada kader Golkar di tingkat desa-desa, agar punya arah perjuangan, dan tekad yang sama dalam menyongsong kemenangan Golkar,” ujar Akbar.

Ia memulai gerakan ini di Jawa Timur, yakni di Malang bersama Ridwan Hisjam mantan Ketua DPD Golkar Jatim yang saat ini menjabat anggota Komisi VII DPR RI dari Dapil Malang Raya. Akbar pun menginstruksikan agar seluruh pimpinan Partai Golkar tingkat desa agar tancap gas menggelorakan kemenangan Partai Golkar.

“Tadi saya sudah menyerahkan bendera sebagai simbol kemenangan Partai Golkar kepada 378 pimpinan desa se Kabupaten Malang, termasuk 33 pimpinan kecamatan secara simbolik. Saya harap semangat menyambut kemenangan Partai Golkar bisa diikuti di daerah lain, mengingat Pemilu tinggal 30 hari lagi,” terangnya.

Sementara itu, Ridwan mengatakan, langkah Akbar Tandjung sampai mau kembali turun gunung ke akar rumput, karena merasakan keprihatinan melihat elektabilitas Partai Golkar yang kian menurun, berdasarkan data sejumlah lembaga survei.

“Saya kira ini bentuk keprihatinan yang mendalam bagi seorang Akbar Tandjung sampai dia harus turun ke bawah hingga tingkat desa untuk memenangkan Partai Golkar. Beliau tentunya tidak ingin dan tidak rela partai yang pernah ia besarkan suaranya kini terus menurun,” ujar Ridwan yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar Partai Golkar.

Menurutnya, Akbar punya alasan logis mengapa ia menggaungkan semangat kemenangan Partai Golkar dimulai dari Jawa Timur, yakni di Kepanjen, Malang. Sebab, Akbar sebelumnya pernah mengkumandangkan kemenangan Partai Golkar di Jawa Timur pada 2004.

“Dulu Bang Akbar sendiri yang mengaungkan kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2004 di Jawa Timur, pada saat HUT Golkar di Jember akhir Desember 2003. Dan sekarang tidak dikumandangkan di Jember, tapi di Kepanjen, Malang,” terang Ketua Dewan Penasihat Padepokan Kosgoro 57 ini.

Langkah Akbar Tandjung mengaungkan kemenangan Partai Golkar disebut Ridwan sebagai wasiat/instruksi kepada seluruh kader partai di tingkat desa seluruh Indonesia untuk melakukan hal yang sama, yakni bertekad memenangkan partai berlambang pohon bringin ini.

“Tadi Bang Akbar sudah memulainya di Jawa Timur dengan menyerahkan bendera kemenangan partai kepada 378 pimpinan desa dan 33 pimpinan kecamatan di Kabupaten Malang, agar selanjutnya di gaungkan ke seluruh pimpinan partai Golkar tingkat desa, seluruh Indonesia. Di Malang ini hanya simbolis saja,” terangnya.

Menurutnya, Akbar Tandjung langsung menggerakan kemenangan ini di tingkat desa, sebagai ujung tombak kaderisasi partai Golkar, karena ia merasa para kader tingkat desa adalah penentu yang lebih memahami kondisi masyarakatnya.

Acara konsolidasi Partai Golkar bareng Akbar Tandjung di Malang, juga turut dihadiri calon anggota DPR RI dari Partai Golkar dapil Malang Raya, Achmad Fajar Ridwan Hisjam yang merupakan putra sulung dari Ridwan Hisjam. (Sen).

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru