Rombongan Jamaah Program Riset dan Bedah Buku Syekh Nawawi al Bantani Bertemu Beberapa Kepala Sekolah di Jeddah

- Editor

Rabu, 27 Desember 2023 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Rombongan jamah umrah Program Riset dan Bedah Buku Syekh Nawawi al Bantani bertemu bebarapa kepala sekolah di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ). Pertemuan ini untuk melakukan riset sejarah perjalanan Hidup Syekh Nawawi Al Bantani.

Rombongan riset yang diketuai oleh Prof. Mufti Ali dalam melakukan riset ini akan mengunjungi beberapa tempat di Arab Saudi, seperti M-Zaher Museum, Museum Haji, Sekolah Indonesia Makkah, serta mengadakan pertemuan dengan beberapa delegasi, termasuk Dubes RI.

Perjalanan Program Riset dan Bedah Buku Syekh Nawawi al Bantani ini dipandu oleh Fadar Tour and Travel yang sudah berpengalaman mengantarkan jamaah ke Tanah Suci.

Direktur Utama PT Fadar Dian Karomah Tour and Travel Hj. Rusti Yanti menjelaskan, perusahaan yang dipimpinnya melayani berbagai keperluan jamaah umrah maupun haji, bahkan termasuk program riset kali ini.

“Alhamdulillah, Fadar Tour berkomitmen memberikan servis terbaik kepada semua jamaah,” ujarnya.

Untuk itu, guna memberikan pelayanan terbaik, Tim Fadar Tour and Travel juga selalu mendampingi jamaah.

“Tim kita juga sudah ahli bahasa Arab atau pun Inggris, sehingga persoalan pelayanan tentu lebih maksimal. Fadar Tour and Travel juga memberikan beberapa informan untuk membantu program riset tersebut,” sambungnya.

Program Riset dan Bedah Buku Syekh Nawawi al Bantani ini merupakan program umrah 16 hari, sehingga waktu berada di Tanah Suci lebih banyak dibanding dengan program umrah pada umumnya hanya 9 hari.

Rombong ini juga mengunjungi museum Al Tayibat City Museum yang ada di Jeddah.

“Disini kita bisa menjumpai beberapa sejarah peradaban dunia seperti antropologi, astronomi, peradaban Bangsa Arab, Fosil-fosil purbakala. Museum ini didirikan oleh seorang konglomerat yang bernama Abdul Rauf Kholil pada tahun 1872 masehi,” ucap Zakky Almakki yang turut mendampingi jamaah.

Menurutnya, museum tersebut hingga saat ini masih banyak diminati dan dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Komentar Facebook

Berita Terkait

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi
Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terbaru