Maknai Hari Sumpah Pemuda, Indonesia Respon Bersama LPRI dan Masyarakat Lakukan Geber Pantai (Beach Clean Up) di Desa Lebih, Gianyar, Bali

- Editor

Minggu, 29 Oktober 2023 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Bali -Indonesia Respon Bersama Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Lebih, Desa Adat Lebih, Gianyar, Bali dalam upaya menjaga pantai bebas sampah dan kelestarian lingkungan serta membangun komitmen bersama dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, dalam tema “Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Kita Satukan Tekad Ciptakan Pantai Bebas Sampah dan Kelestarian Lingkungan Terjaga”. Kegiatan yang diadakan pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023 di Pantai Lebih yang terletak di Desa Adat Lebih, Kecamatan Gianyar Propinsi Bali ini, dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu dan juga anak-anak sekolah.

Dalam sambutannya, ketua LPRI, Vasudewadi mengatakan,“Saya mengapresiasi semua yang terlibat dalam kegiatan Beach Clean Up ini dan berharap, kegiatan bersih pantai ini bisa memberikan dampak yang lebih positif, pantai yang bersih bebas sampah, lingkungan yang sehat dan berharap ini secara langsung akan memberi dampak ekonomi dengan hadirnya wisatawan di Pantai Lebih. Saya juga berharap kegiatan ini, konsisten dapat dilakukan dengan dukungan Indonesia Respon dan juga semua komponen masyarakat di Desa Adat Lebih khususnya dan nanti secara luas bisa dilaksanakan kegiatan di pantai lain di Bali”.

Dalam kesempatan yang sama, pendiri Indonesia Respon, Herie Marjanto, menyampaikan harapan, kegiatan ini menjadi sebuah gerakan kepedulian terhadap lingkungan. Gerakan Bersih Pantai (GEBER PANTAI) yang tepat pada hari Sumpah Pemuda ini dimulai dari Pantai Lebih di Gianyar, nantinya secara regular juga akan dilaksanakan geber pantai-pantai lain di Bali dan semoga nanti menjadi Gerakan bersih pantai di seluruh pantai di Indonesia. “Bali adalah destinasi wisata internasional yang dikelilingi pantai nan indah, karunia Tuhan ini harus kita syukuri, kita jaga bersama dan kita rawat dengan lebih baik untuk melestarikannya. Semoga kegiatan ini menjadi gerakan dan budaya kita semua untuk peduli lingkungan, karena dengan pantai yang bersih, akan lebih banyak wisatawan yang hadir dan ini memberikan dampak ekonomi buat warga sekitar, khususnya di Desa Adat Lebih, Gianyar, Bali,” katanya.

Kegiatan bersih pantai ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat di Desa Adat Lebih, yang terdiri dari para pemuda, ibu-ibu, anak-anak dengan mengumpulkan semua sampah terutama sampah plastik, baik yang dihasilkan dari laut karena ombak atau dari para pengunjung pantai yang lupa membuang sampah pada tempatnya. Dukungan kegiatan ini juga datang dari tim kebersihan Desa dengan mengangkut hasil sampah yang dikumpulkan oleh semua peserta.

Kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Lebih, Desa Adat Lebih, Gianyar, Bali

Aksi ini juga mendapat respon positif dari siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Lebih, SDN 3 Lebih, yang didampingi oleh ibu-ibu guru dari masing-masing sekolah. Salah satunya adalah Ratih siswa SDN 2 Lebih, yang menyatakan setuju kegiatan ini dilakukan. “Bagus, senang ada kegiatan bersih-bersih pantai, semoga pantai kita nanti menjadi lebih indah dan tidak tercemar “, katanya.

Selain Pantai Lebih, Pantai Siyut dan Pantai Cucukan juga menjadi lokasi bersih pantai ini dengan melibatkan warga dan pengelola wisata setempat; Villa L’Orange Bali, Puri Nirwana, Rumah Luwih, Kuda Laut dan lainnya. Rangkaian kegiatan pendukung Gerakan bersih pantai ini, dilakukan juga acara pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh Herie Marjanto yang diikuti semua peserta aksi bersih pantai. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan hiburan musik, pembagian doorprize, makanan dan minuman dan diakhiri dengan Komitmen Bersama untuk menciptakan pantai bebas sampah dan menjaga kelestarian lingkungan, dengan memberikan tanda tangan di backdrop yang terbentang.

 

 

 

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru