Politik Dinasti dan Tuduhan Keji Kepada Joko Widodo !!!

- Jurnalis

Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Denny Alan Pakiding

 

Secara KBBI, dinasti merupakan arti kata dari /di·nas·ti atau keturunan raja-raja yang memerintah, semuanya berasal dari satu keluarga. Tentu ini menjadi satu kata yang seminggu belakang ini menjadi trend dalam hiruk – pikuk dalam kontestasi politik yang ada di Indonesia ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejarah dunia telah mencatat bahwa kekuasaan yang “diberikan” kepada keturunan raja yang sangat tidak menggambarkan etika politik dan semangat demokrasi hari ini. Sehingga, menjadi penting untuk dihentikan praktiknya dalam kontestasi politik di zaman ini. Makanya pemimpin itu harus “dipilih secara langsung”. Pertanyaannya apakah dalam system demokrasi di Indonesia hari ini masih mewariskan semangat pemilihan pemimpin tidak secara langsung ?

Sebelum membahasnya terlalu jauh, saya mau ingin mengantar kita semua bahwa Pasal 43 Ayat (1 dan 2) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dinyatakan, “Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”. Artinya mau dia keturunan pemimpin atau bukan keturunan pemimpin, haknya dalam Undang – undang relatif sama yakni “dipilih dan memilih”
Gambaran hak politik dari dua pasal diatas memberi kesetaraan setiap orang dihadapan hukum dan politik. Itulah makanya dalam putusan Mahkamah Konstitusi tentang kesetaraan hak Politik pada Pemilihan Kepala Daerah dihapuskan oleh Mahkamah Konstitusi pada satu Judicial Review tahun 2015 lalu, jauh sebelum Dinasti Politik yang dituduhkan ini kepada pak Joko Widodo.

Jadi, politik dinasti yang dituduhkan secara keji menurut saya tidaklah pas ketika disematkan kepada Pak Presiden Joko Widodo. Sebab keterbukaan informasi dan pemilihan pemimpin secara langsung sangat menutup ruang kompromistis dan pola kecurangan kepada semua orang yang mengikuti kontestasi pilpres ini sekalipun itu anak Presiden itu sendiri.

Dalam putusan MK terbaru tentang pembatasan umur terhadap setiap calon presiden dan calon wakil presiden, sebenarnya memberi 2 standar. Yang pertama standar umur minimal 40 tahun, dan yang kedua standar pernah dipilih langsung sebagai kepala daerah atau pemilihan legislatif. Artinya ada standar kemampuan dan pengalaman dalam frasa baru yang ditambahkan dalam UU tersebut. Jadi, diskusi yang paling menarik dalam pertarungan Pilpres kali ini adalah gagasan dan pengalaman apa yang dibawa setiap paslon. Sehingga iklim pertarungannya sejuk dan terhindar dari perpecahan sesama anak bangsa. Stop Kampanye Negatif, Stop Kampanye Hitam. Salam Kewarasan.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Memahami Konflik di Papua: Mengapa Berulang
Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan
Putusan MK Mengikat dan Demokratis
COP28 dan Komitmen Menyelamatkan Bumi
Transformasi Digital Kesehatan, Dalam penerapan EMR menuju SATU SEHAT & Kesiapan PMIK
Change Management: Pentingnya Memperhatikan Faktor Manusia dalam Merubah Organisasi
Resensi Buku Fikih Agraria: Sebuah Perbincangan
Mengapresiasi Transjakarta Tingkatkan Pelayanan Bagi Penumpang

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:42 WIB

Ketum Persis Sebut Kecurangan dan Hoaks adalah Musuh Bersama

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:39 WIB

PMI Kota Tangerang Bersama RSUD Kota Tangerang Ajak Masyarakat Untuk Berbagi Kesehatan Dengan Donor Darah

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:36 WIB

Ungkap Kedekatan Dante Cucunya dan Yudha Arfandi, Ibunda Tamara Tyasmara: Kami Begitu Hancur

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:34 WIB

Nikita Willy Kabarkan Dirinya Keguguran Calon Anak Kedua, Usia Kandungan 7 Minggu

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:27 WIB

Bakal Jadi Mertua Ayu Ting Ting, Ayah Lettu Fardana Tak Persoalkan Masa Lalu Calon Menantu

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:23 WIB

50 Bibit Cabai Ditanam di Masjid Al Hasanah Kalisari

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:20 WIB

Renaga Tahier Didugat Cerai Istri, Orang Ketiga Diduga Jadi Sebab

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:17 WIB

Sudin Pusip Jakut Edukasi Literasi Pelajar SD Negeri Sunter Agung 09

Berita Terbaru