Parameter Strategi Indonesia: Yusril Ihza Mahendra Sosok Kuat Dampingi Prabowo di Pilpres 2024

- Editor

Minggu, 15 Oktober 2023 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Ada Kejutan Cawapres Potensial Koalisi Indonesia Maju Menjelang detik detik pendaftaran Capres Cawapres 2024

Beberapa kejutan terus bermunculan jelang pendaftaran pasangan capres cawapres 2024 yang akan berlaga pada pilpres 2024 mendatang.

Ada beberapa simulasi survei yang dilakukan oleh Parameter Strategi Indonesia, jika digabungkan dengan beberapa pasangan Capres Cawapres, khususnya di Koalisi Indonesia Maju.

Menurut Direktur Riset Parameter Strategi Indonesia, Tri Yudha Haryanto, bahwa beberapa simulasi pasangan capres cawapres mencuat jelang pendaftaran capres cawapres 2024.

Menariknya, dari beberapa pasangan Koalisi Indonesia Maju yang saat ini belun juga mengumumkan cawapresnya, salah satu nama yang mencuat ke permukaan adalah Yusril Ihza Mahendra sebagai cawapres Prabowo pada pilpres 2024.

Nama nama cawapres potensial juga hadirkan kejutan baru, Yusril Ihza Mahendra muncul sebagai teknokrat dan paling berpengalaman dalam pemerintah.

Nama Yusril Ihza Mahendra pun muncul dalam beberapa kategori yang disimulasikan oleh Parameter Strategi Indonesia ini.

Beberapa kategori tersebut muncul dalam simulasi pasangan ini mendapat angka dukungan dari publik sebesar 34.6%

Simulasi lainnya, dari capres yang ada, siapakah yang paling pro terhadap investasi, ada Prabowo 36.8%, Ganjar 30.8% dan Anies
22.2%

Nah, pertanyaaan terakhir adalah siapakah cawapres Prabowo Subianto yang paling dekat dengan kalangam Umat Islam, lagi lagi nama Yusril Ihza Mahendra mendapat angka sebesar 19.6%

Dari nama nama cawapres yang dianggap oleh masyarakat cukup mampu mengelola ekonomi adalah menko ekuin saat ini Airlangga Hartarto 24.7%
Erick Tohir 20.4%
Yusril Ihza Mahendra 17.6%

Dan jika dilihat dari kategori ketatanegaraan, nama Yusril dominan berada di urutan pertama dengan angka sebesar 27.4%.

Menurut Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali, bahwa dengan munculnya beberapa nama cawapres koalisi Indonesia Maju, nama Yusril Ihza Mahendra patut diapresiasi.

“Dinasti politik yang kini sedang diperbincangkan ternyata tidak berimbas secara signifikan, jadi kriteria kompetensi dan elektabilitas menjadi salah satu hal yang bisa dianggap potensial untuk 2024 mendatang,” katanya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru