Presiden Soekarno dan Kentang Mustofa Penyambut Jemaah Haji 2023

- Editor

Selasa, 13 Juni 2023 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PPIH sedang melakukan pengawasan pada

Petugas PPIH sedang melakukan pengawasan pada "Kentang Mustofa" di salah satu Katering di Makkah

Jemaah haji Indonesia mulai berdatangan ke Makkah Al-Mukarramah. Tercatat sampai hari ini sudah ada sekitar 95.000 jemaah di Kota Makkah. Mereka ditempatkan pada sejumlah hotel bintang tiga atau setarafnya, dan mendapat layanan katering tiga kali makan setiap hari.

Menu makanan bervariasi setiap harinya, dengan sajian khas lauk pauk Nusantara, rentang sirkulasi menu awal hari Senin sampai Minggu, lalu kembali ke menu awal.

Proses masakan dilakukan oleh perusahaan katering Arab Saudi yang sudah lolos uji kelayakan baik dari kesiapan perusahaan, bahan baku masakan, peralatan memasak, uji hiegenitas dan juga tenaga memasaknya atau koki.

Para pengawas katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bergantian melakukan inspeksi dan pengawasan proses memasak makanan yang akan disajikan kepada jemaah haji, baik di pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

Penyajian diberikan dalam kemasan box yang sudah lolos uji standar hygenitas. Pada kemasan, tertera keterangan batas mengkonsumsi untuk makan pagi pukul 11.00 siang, makan siang pukul 17.00, dan makan malam pukul 23.00 Waktu Arab Saudi.

Kentang Mustofa

Salah satu menu makanan selamat datang untuk jemaah haji tahun ini baik di Makkah maupun Madinah adalah Kentang Mustofa. Olahan kentang garing khas Nusantara yang sangat terkenal di Tanah Air.

Kentang mustofa merupakan hidangan yang terbuat dari kentang hasil serutan yang digoreng hingga mengering, kemudian ditambahkan bumbu balado dan cabai, dan menjadi salah satu menu makanan kesukaan presiden pertama Republik Indonesia, yaitu Bung Karno atau Ir. H.
Soekarno.

Chef kepresidenan yang mengolah kentang ini bernama Opo Mustofa, chef asli Arab yang selalu menyajikannya dengan ciamik dan “mak nyus”. Alhasil kentang kering ini menjadi menu utama istana, favorit presiden dan sangat terkenal.

Sesuai petunjuk Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, pelayanan dan penyambutan para Tamu Allah selalu diupayakan semaksimal mungkin dengan fasilitas yang sebaik-baiknya, termasuk pada menu awal kedatangan yang disambut dengan menu favorit presiden. Para jamaah haji adalah seperti raja, jadi sudah selayaknya mendapat makanan khas istana.

Tentu makanan yang lezat dan sehat akan membuat suasana hati yang bahagia, sehingga para jamaah haji dapat beribadah dengan khusyu’, tenang dan lancar, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur. Amin

Fikriya Maliha
ASN Kemenag RI
Petugas PPIH Daker Makkah al-Mukarramah

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi
Kisah di Balik Nama Somalangu: Hasrat Legitimasi, Sejarah, dan Bahasa
Jernih Melihat Hilirisasi di Tengah Propaganda Konservatif Ekologi
REFLEKSI PASKAH 20 APRIL 2025
Laporan Best Practice Bimbingan Klasikal Memilih Sekolah Lanjutan Setelah SMP
Menelisik Agenda Terselubung Dibalik Kampanye Tolak Politik Identitas
Manfaat Lidah Buaya Bisa Menurunkan Kolesterol Hingga Darah Tinggi
Kepribadian Zodiak Aries

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Taruna Ikrar : Peredaran Kosmetik Ilegal Meningkat di Ruang Digital, BPOM Temukan Nilai Ekonomi Rp260,7 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 18:28 WIB

Romo Syafi’i Jabat Koordinator Presidium MN Kahmi, Usulkan Prabowo Anggota Kehormatan

Senin, 13 Juli 2026 - 08:27 WIB

Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan Biosolar B50 Secara Nasional, Tonggak Baru Kemandirian Energi

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:38 WIB

MN KAHMI Tolak Rivalitas Antarpenegak Hukum, Desak Presiden Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:53 WIB

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:58 WIB

Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WIB

Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:02 WIB

Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru