Mohamad Hekal Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Brebes

- Editor

Kamis, 6 April 2023 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Mohamad Hekal mengungkapkan, salah satu peristiwa penting di bulan Ramadan di Tanah Air adalah Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 silam.

Peristiwa bersejarah yang diproklomirkan oleh Presiden pertama Indonesia Soekarno dan wakilnya Mohammad Hatta tersebut, terjadi pada saat umat Islam di seluruh dunia sedang dalam melaksanakan ibadah Puasa.

“Bung Karno dan Bung Hatta, serta seluruh hadirin di Pegangsaan Timur yang beragama Islam waktu itu sedang menjalankan ibadah puasa, nuansa religius terasa kental membalut detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia saat itu,” uajarnya pada saat memberikan sambutan SOS 4 Pilar Kebangsaan di Desa Jubang Kecamatan Bulakamba Brebes [29/3 2023]

Menurut Hekal, pengakuan bahwa kemerdekaan adalah atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi sila Pertama dalam Pancasila. Ini menunjukan sikap religius bangsa Indonesia.

“Konsekwensi dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa adalah kewajiban negara untuk menjamin umat Islam dapat melaksanakan ibadahnya dengan penuh kemerdekaan,” tegasnya.

Disampaikan juga bahwa kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing masyarakat merupakan bentuk pengamalan dari pilar kebangsaan yang lain, yaitu Bhineka Tunggal Ika.

“Dalam konteks ke Indonesiaan, agama, dan negara tentu tidak bisa dipisahkan,” terangnya.

Hekal berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi bahwa selain memperbanyak amal ibadah seperti puasa, tarawih, tilawah, sedekah, dan sebagainya, diharapkan terus memperkuat nasionalisme sebagai anak bangsa.

“Mari kita jadikan Ramadan kali ini, sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan kita, rasa nasionalisme kita, dan kecintaan kepada tanah air kita. Semoga Allah menerima amal ibadah Ramadan kita semua, dan menjadikan kita sebagai hambanya yang Muttaqin, Aamiin,” pungkasnya. (*)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru