Diduga Ada Transaksi BBM Ilegal di SPBU Narogong, Eko Kristiawan Angkat Bicara

- Editor

Senin, 27 Maret 2023 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Dilangsir dari beberapa media online yang menerangkan statemen Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan menjelaskan bahwa penimbunan BBM Solar bersubsidi merupakan tindak pidana karena menimbulkan kerugian bagi negara dan masyarakat serta berbahaya karena proses penyimpanannya dilakukan tidak sesuai standar keamanan.

Sesuai dengan Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang menyebutkan Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

“Jika masyarakat menemukan dan mencurigai adanya praktik – praktik kecurangan di lapangan, dapat melaporkan kepada aparat yang berwenang atau melaporkan ke Pertamina Call Center 135,” ujar Eko.

Eko juga mengingatkan mengenai konsumen pengguna yang berhak atas BBM Solar bersubsidi adalah konsumen rumah tangga, usaha mikro, usaha perikanan, usaha pertanian, transportasi dan pelayanan umum yang klasifikasinya sesuai dengan yang tertera dalam lampiran Peraturan Presiden No. 191 tahun 2014.

Pertamina juga menghimbau kepada seluruh jalur distribusi resmi BBM untuk tidak memberikan celah terhadap upaya penyalahgunaan BBM Solar bersubsidi.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya

Kendati ancaman terhadap pelaku penimbunan BBM bersubsidi berat rupanya tak menyurutkan langkah para oknum pemain BBM Ilegal.

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang berhasil dihimpun awak media beberapa hari lalu bahwa adanya dugaan BBM ilegal itu dimulai dari serah terima BBM Jenis Solar di SPBU 34-16816 dijalan raya narogong lalu BBM tersebut dibawa ke gudang tempat penimbun solar di jalan Raya Narogong No 11 RT 01 RW 06 Kelurahan Cikiwul Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi.

Tempat tersebut disinyalir jadi tempat penimbunan ribuan liter BBM Ilegal jenis solar subsidi.

Dari pantauan di lapangan,gudang yang diduga digunakan untuk menyimpan atau penimbun BBM jenis solar.yang sebelumnya berada di dalam mobil Khusus dipindahkan ke dalam tandon yang berada di dalam gudang dengan cara menumpahkan solar itu ke dalam ember menggunakan selang yang terhubung ke dalam tandon.

“Aktivitas di gudang itu sudah berlangsung lama, saya juga awalnya gak tau aktivitas apa di gudang itu cuma yang saya lihat keluar masuk mobil jenisbox dan tangki,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada Wartawan Jumat (24/3/2023)

Lanjutnya setelah saya liat ke lokasi katanya ternyata mobil box tersebut pengangkut solar yang di tampung di gudang itu dan di angkut kembali menggunakan tangki.

“Ternyata mobil yang keluar masuk kegudang itu ngangkut solar dan gudang tersebut tempat penampungan solar,” tukasnya.

Dirinya pun merasa heran karena belum ada tindakan dari penegak hukum, padahal solar itu solar subsidi dan jelas melanggar aturan karena mereka menimbun BBM Subsidi

“Anehnya pihak penegak hukum sampai saat ini belum ada tindakan menangkap para oknum penimbun Solar tersebut sehingga para penimbun masih leluasa menjalankan bisnis ilegal nya dengan nyaman,” tukasnya

Menuai Tangapan Kornas DPP LSM BERKORDINASI

Secara tegas Marjuddin Nazwar Koordinator Nasional DPP LSM Berkordinasi meminta dan mendesak pihak Kepolisian Polsek Bantar Gebang dan Polres Bekasi Kota Juga Polda Metro Jaya agar menangkap para pelaku penimbun solar subsidi dan menutup kegiatan tersebut.

“Saya minta secara sistem Kapolda Metro Jaya segera perintahkan Reskrimsus dan Kapolres Juga Kapolsek Bantar Gebang segera menangkap para pelaku dan menutup kegiatan tersebut,” tegasnya

Menurutnya kegiatan itu telah merugikan masyarakat dan juga negara karena solar subsidi itu khusus buat masyarakat umum yang bisa mengakibatkan kelangkaan BBM Subsidi juga mempunyai standar keamanan dalam penyimpanan BBM.

“Akibatnya bisa merugikan masyarakat dan negara serta berdampak pada kelangkaan BBM dan keamanan masyarakat umum,” ujarnya

Jadi Kepolisian jangan seolah tidak tahu adanya kegiatan itu karena imformasi dari masyarakat Kegiatan itu sudah berlangsung lama.

“Kegiatan tersebut sudah lama dan kepolisian harus cepat bertindak, dan tidak mungkin kepolisian setempat tidak tahu,,”tutup nya. (***)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru