Zainal Arifin Dorong Lembaga Keagamaan Perkuat Nilai-nilai Pluralisme

- Editor

Jumat, 24 Maret 2023 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI/MPR RI dapil Provinsi Kalimantan Timur Zainal Arifin A.md, Kep saat menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI masyarakat dan tokoh adat Dayak di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Jumat 24 Maret 2023.

Anggota DPD RI/MPR RI dapil Provinsi Kalimantan Timur Zainal Arifin A.md, Kep saat menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI masyarakat dan tokoh adat Dayak di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Jumat 24 Maret 2023.

Siaran Indonesia.com – Anggota DPD RI/MPR RI dapil Provinsi Kalimantan Timur Zainal Arifin A.md, Kep kembali menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI masyarakat dan tokoh adat Dayak di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Jumat 24 Maret 2023.

Kegiatan ini dimaksudkan agar sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara tetap utuh dan terjaga. Hal ini justru menjadi tanggungjawab lembaga-lembaga keagamaan, mengingat Indonesia adalah bangsa yang ditempa dan dibentuk dari berbagai kelompok suku, agama, adat istiadat yang beaneka ragam.

“Pluralisme adalah suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat. Kemajemukan dimaksud misalnya dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat,” kata Zainal.

Ia melanjutkan, bahwa segi-segi pluralisme menjadi dasar pembentukan beraneka macam kelompok dan latar belakang menjadi kelompok yang besar dan majemuk. Menurutnya, kemajemukan berarti menerima adanya perbedaan. Menerima perbedaan bukan berarti menyamaratakan, tetapi justru mengakui bahwa ada hal-hal yang tidak sama.

“Justru di dalam pluralisme atau kemajemukan, kekhasan yang membedakan hal (agama) yang satu dengan yang lain tetap ada dan tetap dipertahankan,” Imbuh Zainal.

Dalam kesempatan ini, audien sepakat dengan apa yang disampaikan Zainal  bahwa sudah seharusnya bangsa ini pintar dan cerdas dalam berkendara menjalankan amanah hidup sebagai pemeluk agama dan sebagai warga Negara yang baik.

Tidak dapat dipungkiri, kata salah seorang warga bahwa fakta di lapangan, gerakan pemecah dan radikal senantiasa ditunggangi oleh faham faham yang bersumber dari luar NKRI. Lebih banyak ditungangi oleh faktor propaganda, agitasi atau malah motif motif kepentingan dan persaingan ekonomi dan politik tertentu.

“Dalam kondisi seperti saat ini, saya sepakat lembaga keagamaan dan pemeluk agama di dalamnya harus senantiasa aktif memberikan pemahaman keagamaan yang benar tentang pentingnya toleransi, menghargai berbedaan, dalam sendi-sendi pluralisme,” terangnya.

Sosialisasi PIP dan KIP

Pada kesempatan tersebut, Zainal juga meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawal implementasi pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah agar tepat sasaran.

Dikatakan Zainal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) DPR dan DPD terus melakukan sosialisasi Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PIP Dikdasmen) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah agar tepat sasaran.

“Kami selalu lakukan sosialisasi dan perbaiki pola penyaluran sehingga siswa yang menerima program tersebut sesuai kriteria yang ditentukan, “katanya.

Menurutnya, keberhasilan PIP dan KIP Kuliah tidak terlepas dari peran Pemda dan perguruan tinggi untuk bersama-sama membantu mengawal implementasi PIP dan KIP Kuliah agar tepat sasaran.

Salah satu contoh, lanjut lanjut Zainal, dalam pelaksanaan PIP,  perlu kerja sama dan komunikasi yang baik terus dilakukan antar pemangku kepentingan.

“Misalkan mitra perbankan bisa komunikasi dengan dinas pendidikan untuk melakukan verifikasi, sehingga semua dapat tepat sasaran. Petakan area mana yang perlu kita jemput bola, dan ini harus kita kawal bersama agar programnya dapat di rasakan oleh adik-adik kita dari keluarga miskin dan rentan miskin untuk mendapatkan pendidikan,” tuturnya.

Zainal kembali menginformasikan, besaran dana PIP Dikdasmen yang diberikan kepada siswa SD/SDLB/Paket A sebesar Rp450.000, siswa SMP/SMPLB/Paket B Rp750.000, dan siswa SMA/SMK sebesar Rp1.000.000.

“Sedangkan KIP Kuliah, harga satuan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. Biaya penyelenggaraan pendidikan dikirimkan langsung ke rekening perguruan tinggi, dan biaya hidup dikirimkan langsung ke rekening peserta didik,” terangnya.

Ia turut mengimbau kepada pemerintah daerah untuk membantu melakukan pemutakhiran data anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin agar dalam menyalurkan PIP Dikdasmen dan KIP Kuliah dapat tepat sasaran.

“Saya selalu minta agar data dirapihkan dan selalu di update. Prinsipnya setiap penerima PIP bisa membantu siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin,” tekannya.

Di akhir acara, Zainal terus mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi bagi masyarakat sekarang, khususnya anak-anak muda. Sebab, zaman sudah semakin berkembang maju, dimana teknologi sebagai tonggak utamanya. “Kita harus bisa menguasai teknologi dengan jiwa karakter yang kuat,” jelasnya. (Bar)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam
Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025
Banyak Desa Dinilai Belum Geodetik, Santri Mengabdi Dukung Pemangkasan Dana Desa
Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai
Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan
Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!
DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai
Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:06 WIB

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:23 WIB

Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB

Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Kamis, 22 Jan 2026 - 19:06 WIB

Ilustrasi

Opini

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Rabu, 21 Jan 2026 - 15:09 WIB