Meluncur Lebih Dulu Toyota Innova Hybrid daripada Wuling Almaz Hybrid

- Editor

Selasa, 1 November 2022 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Di tengah penantian akan Toyota Kijang Innova Zenix hybrid, ternyata yang hadir lebih dulu adalah Wuling Almaz hybrid.

Seperti diketahui, pada akhir 2021, Toyota menyatakan bakal merilis mobil hybrid rakitan lokal pertama mereka di Indonesia pada tahun ini. Isu yang berembus beberapa waktu belakangan menyebut nama modelnya kelak adalah Kijang Innova Zenix.

Selagi kabar pasti dari agen pemegang merek Toyota soal Kijang Innova Zenix hybrid masih ditunggu, yang hadir justru konfirmasi peluncuran Almaz hybrid. Ini diketahui dari surel undangan yang diterima Mobil123.com beberapa waktu lalu.

Di dalamnya, disebutkan bahwa versi lebih irit konsumsi bahan bakar serta lebih ramah lingkungan dari Almaz tersebut siap meluncur awal November 2022. Tepatnya pada Kamis (3/11/2022) pagi nanti di Jakarta.

Almaz hybrid sendiri, sebelum peluncuran, sudah di perlihatkan terlebih dahulu dalam Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022, 28-30 September kemarin di Jakarta Convention Center (JCC). Waktu itu Wuling menyebutnya sebagai Almaz hybrid Concept.

Belum banyak informasi mengenai spesifikasi yang diberitahukan. Pabrikan otomotif asal China itu hanya menyebut kalau dapur pacunya memadukan mesin bensin 2.0-liter dengan baterai lithium serta P1+P3 electric motor.

Ada pula electronic control system pintar plus girboks yang dikembangkan khusus buat mobil-mobil hybrid dengan rangkaian seri maupun paralel dari Wuling.

Almaz hybrid bukan hanya lebih cepat dari Kijang Innova Zenix hybrid soal seremoni peluncuran. Sport utility vehicle (SUV) itu pun berpotensi menjadi mobil hybrid rakitan lokal pertama dari seluruh merek yang ‘bermain’ di pasar otomotif Tanah Air.

Namun, tentunya hal itu bergantung pada waktu perakitannya di pabrik Wuling Cikarang, Bekasi.

Almaz hybrid serta Kijang Innova Zenix hybrid merupakan respons para pabrikan roda empat terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019. Regulasi ini menjadi payung hukum dari seluruh insentif fiskal serta non-fiskal buat mobil dan motor listrik.

Pemerintah menargetkan produksi mobil listrik di Indonesia pada 2035 nanti bisa berjumlah satu juta unit. Adapun teknologinya bisa mobil mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid (PHEV), sampai battery electric vehicle (BEV/mobil listrik murni).

Komentar Facebook

Berita Terkait

Di Penghujung Akhir 2024, Penjualan Mobil Suzuki Melambung 10%, Ini Pendongkraknya!
Toyota Eco Youth (TEY) ke-13 Masuki Tahap Pendampingan Finalis
GWM Indonesia Resmikan Dealer Pertama di Jawa Barat
HUT ke-18, Innova Community Sebarkan Semangat Netralitas Karbon
Uji Emisi Jadi Syarat Perpanjanggan STNK, Ini yang Dilakukan Bengkel Auto2000
SMP Kemala Bhayangkari 2 Trip To Yogya 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
AHM Luncurkan Rebel 1100 Bagi Pecinta Big Bike Cruiser
Mobil Tua Tak Boleh Lagi Beroperasi di Jakarta, PPKMI Bali Siap Tampung!

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Taruna Ikrar : Peredaran Kosmetik Ilegal Meningkat di Ruang Digital, BPOM Temukan Nilai Ekonomi Rp260,7 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 18:28 WIB

Romo Syafi’i Jabat Koordinator Presidium MN Kahmi, Usulkan Prabowo Anggota Kehormatan

Senin, 13 Juli 2026 - 08:27 WIB

Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan Biosolar B50 Secara Nasional, Tonggak Baru Kemandirian Energi

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:38 WIB

MN KAHMI Tolak Rivalitas Antarpenegak Hukum, Desak Presiden Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:53 WIB

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:58 WIB

Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WIB

Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:02 WIB

Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru