Peringati Hari Sumpah Pemuda, BMI Banten Gelar Pasar Gotong Royong dan Pameran UMKM

  • Bagikan

Serang – Dewan Pimpinan Daerah Banteng Muda Indonesia (DPD BMI) PDI-P Provinsi Banten menggelar Pasar Gotong Royong di pelataran Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten. Sabtu, (29/10).

Selain Pameran Pasar Gotong Royong, juga diadakan pasar UMKM dengan menjajakan berbagai aneka produk hasil binaan BMI Banten dan simpatisan, bazar minyak murah, senam SICITA, lomba karaoke, hingga dialog publik kepemudaan.

Semua kegiatan adalah rangkaian peringatan Sumpah Pemuda ke 94.

Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Asep Rahmatullah dan dihadiri oleh Ketua DPD BMI Provinsi Banten Tia Rahmania beserta seluruh kader PDIP Provinsi Banten dan BMI Provinsi Banten.

Dalam keterangannya pada awak media, Asep Rahmatullah mengapresiasi BMI Banten yang telah menyelenggarakan acara ini.

“Atas nama DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten mengucapkan selamat dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Banteng Muda Indonesia Banten yang begitu proaktif untuk membuka ruang, wadah pameran kepada teman-teman pelaku UMKM,” ujar Asep.

“Semoga Pasar Gotong Royong seperti ini bisa memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat Banten,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua BMI Provinsi Banten Tia Rahmania dalam sambutannya mengungkapkan acara Pasar gotong royong diadakan untuk mempertemukan para pelaku UMKM yang tergabung dalam aplikasi Media Pintar Perjuangan (MPP) milik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Momentum hari sumpah pemuda ke 94, DPD PDIP Banten bekerja sama BMI mempertemukan mereka dengan customer secara offline, toko-toko yang ada di MPP,” tegas Tia.

Tia menambahkan acara Pasar Gotong Royong merupakan upaya merealisasikan salah satu cita-cita Soekarno yakni ‘Kemandirian Ekonomi’.

“Kemandirian ekonomi, dan terlihat hari ini yang mengisi tenant-tenant ini adalah para pemuda Banten, mereka ini memiliki UMKM dan ini akan memberikan efek domino berlipat dalam arti bukan saja mereka, tapi mampu membuka lapangan kerja” katanya.

Tia menegaskan, ini hanyalah awal dari perjuangan kita semua untuk kedepannya memperluas jangkauan dan semakin banyak lagi UMKM-UMKM di Banten yang bisa eksis termasuk go pasar internasional.

“Saya yakin kita bisa, dengan bergotong royong, sama-sama belajar dan melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM akan membuka lapangan kerja yang luas dan perekonomian khususnya di Provinsi Banten akan tumbuh,” ungkap Dosen Universitas Paramadina.

  • Bagikan