Pokja Moderasi Beragama Kemenag Mengadakan Konsolidasi Laporan Internalisasi Moderasi Beragama

- Editor

Selasa, 20 September 2022 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Pokja Penguatan Moderasi Beragama Kementerian Agama RI mengadakan Konsolidasi laporan pelaksanaan internalisasi penguatan moderasi beragama. Acara dilaksanakan pada hari Senin,19 September 2022 bertempat di Hotel Mercure, Jakarta.

Hadir sebagai pembicara antara lain, Staf Khusus Menteri Agama bidang Ukhuwah Islamiyah dan Hubungan Organisasi Ishfah Abidal Aziz, Ketua Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Wawan Djunaedi, dan Tim Ahli Moderasi Beragama Alissa Wahid.

Dalam pemaparannya Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz menyampaikan bahwa

sesuai amanah Menteri Agama, Kemenag harus menjadi leader dan pelopor, serta pegawainya mendapat terlebih dahulu materi dan internalisasi penguatan moderasi beragama.

Pelaksanaan internalisasi sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) No 93 Tahun 2022 tentang pedoman Penyelenggaraan Penguatan Moderasi Beragama bagi PNS Kementerian Agama, sebagaimana kita ketahui mandat Moderasi Beragama (MB) diberikan kepada kemenag tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Ishfah menambahkan bahwa masih banyak PNS di Kemenag belum memiliki dan mengetahui apa itu MB. Sebagian masih menyamakan Moderasi Beragama dengan deradikalisasi. Ini harus menjadi prioritas pada PNS Kementerian Agama, bahwa MB itu mengenai cara pandang, dan praktek beragama yang bersumber pada cara pemahaman yang lebih dalam.

“Kementerian Agama sedang melakukan konsolidasi di tingkat pusat dan daerah, dan PNS di Kemenag adalah ujung tombak dari penguatan Moderasi Beragama, ” ungkap Ishfah.

Sementara itu Wawan Djunaedi Ketua PKUB menyampaikan, bahwa rumah ibadah harus mampu menjadi pusat edukasi umat terhadap kerukunan. Mengantisipasi rumah ibadah sebagai tempat konsolidasi politik, adalah tanggung jawab kita sebagai umat.

Tambah Wawan, PKUB sudah melaksanakan kerja sama dengan Pusdiklat Kemenag RI untuk melaksanakan kegiatan pelatihan penggerak Moderasi Beragama.

Pesertanya dari berbagai unsur Pegawai Negeri Sipil Kemenag, unsur Polri dan PNS Polri untuk tidak terafiliasi dengan paham extrimisme atau radikalisme. Selain itu juga sudah melakukan

MoU dengan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri.

Sedangkan Alissa Wahid Tim Ahli Pokja MB dalam pemaparannya menyampaikan,

program internalisasi penguatan moderasi beragama bagi ASN meliputi bermacam pelatihan atau training. Antara lain training of trainer, training penggerak, training orientasi pelopor dan training sosialisasi.

Hal itu dilaksanakan dengan kurikulum yang sudah teruji dan narasumber maupun fasilitator yang sudah tersertifikasi. Dengan dasar tersebut program internalisasi menjadi wajib diikuti oleh ASN kementerian Agama terlebih dahulu.

“Bapak Menteri Agama menyadari saking pentingnya paradigma keagamaan ini maka yang harus diperkuat adalah di Kementerian Agama terlebih dahulu,” ungkap Alissa.

Acara Pokja Penguatan MB tersebut diikuti peserta dari berbagai perwakilan 34 Kanwil Provinsi se-Indonesia, 14 Balai Diklat, 2 Loka Diklat dan Satuan Kerja di Tingkat Pusat Eselon I Kementerian Agama RI.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru