Wisata Bantayan dan Industri Garam di Tinjau Bupati Aceh Utara

- Editor

Senin, 19 September 2022 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Bupati Aceh Utara, Azwardi menyebutkan industri garam milik rakyat harus terus dikembangkan untuk mencukupi kebutuhan lokal, juga menunjang pasokan nasional.

Hal itu dikatakan Azwardi, disela-sela panen perdana industri garam rakyat di Gampong Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Sabtu 17/9/2022.

“Ini perlu dikembangkan demi menunjang kebutuhan lokal dan nasional” kata Azwardi.

Azwardi meninjau langsung industri yang dikelola kelompok Udin Sira, dan melakukan panen perdana di tambak garam tersebut.

Azwardi turut didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara Syarifuddin, S.T, Camat Seunuddon Muslim, S.Sos serta para penyuluh Perikanan Kabupaten Aceh Utara.

Industri garam rakyat yang dikelola oleh kelompok Udin Sira di produksi dengan sistem tunnel, perangkat produksi bantuan dari pemerintah.

Azwardi, mengatakan garam tunnel yang dipanen di lokasi itu memiliki kualitas sangat baik.

“Garam yang di produksi Kelompok Udin Sira ini sangat baik kualitas dan mutunya” ujarnya.

Menurutnya kualita Garam milik kelompok Udin Sira itu sudah dikaji dan diteliti oleh tenaga penyuluh, baik dari petugas dari Provinsi Aceh maupun dari Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Utara.

“Ini sudah di uji kualitasnya oleh penyuluh Perikanan” sebut Azwardi.

Pj Bupati sempat menyinggung tentang Wisata Bantayan yang saat ini sedang diminati masyarakat.

“Ini harus kita jaga dengan baik demi kenyamanan pengunjung dan keindahan alam yang murni” pungkas Azwardi.

Azwardi berharap kepada Camat Seunuddon, Kechik Bantayan dan masyarakat sekitar agar di jaga bersama sehingga masyarakat bisa meningkatkan ekonomi di tempat wisata Islami ini.

Kechik Bantayan Fazal Umri melaporkan kepada Bupati tengtang keluhan pedagang di tempat Wisata tentang arus listrik yang belum memadai dan ini sangat mendesak untuk pedagang.

“Kendala bagi pedanga adalah masalah arus listrik, ini perlu di bantu Pak Bupati” ucap Kechik Bantayan.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

IBLAM FAMILY Goes To Jogya Tahun 2025 bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
SMP YASPORBI 2 Goes To Bromo Malang Tahun 2025 bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
MI Mumtaza Islamic School Adakan Kegiatan Small Field Trip ke 5 Destinasi Edukasi Tahun 2025 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Kota Depok
Cetak Calon Pemimpin Hebat, SMP Sumbangsih Gelar Kegiatan LDKS 2025 bersama Dirgantara Outbond Training
SMA PGRI 1 Jakarta Timur adakan kegiatan Family Gathering 2025 Ke Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
SIT Arrahmah Wisata Ghatering Ke Dieng Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Wara Wiri Halal Luncurkan Konsorsium Travel Muslim: Jelajahi Dunia dalam Bingkai Halal
Smp Kemala Bhayangkari 2 Pasar Minggu Jakarta Adakan Kegiatan Perpisahan & Pelepasan Kelas IX ke Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:31 WIB

Peringatan Reiner Rahardja: Gelembung Bitcoin dan aset investasi lainnya pecah di 2026, Investor wajib Waspada!

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:34 WIB

Pengusaha Angkutan Keluhkan Lamanya Proses Uji KIR di Kota Depok

Senin, 15 Desember 2025 - 16:44 WIB

Ini dia, 3 Narasumber Pelatihan Literasi Santri di Pesantren & Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia yang Paling di Rekomendasikan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:34 WIB

Ini Dia, 3 Lembaga Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia yang Bisa Menjadi Pilihanmu

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:27 WIB

2 Tokoh Pembicara / Narasumber “Ruh Mudarris” Mambangun Spirit Daya Juang Lembaga Pendidikan yang sangat populer di Indonesia

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:48 WIB

Presiden Prabowo Dedikasikan 90 Ribu Hektar Lahan HTI di Aceh Demi Selamatkan Gajah Sumatra

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:34 WIB

Penelitian ungkap resiliensi syarat keberlanjutan usaha Kelapa di Aceh

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:46 WIB

Tinggalkan Paradigma Lama: Saatnya Reformasi Tata Ruang & Penegakan Hukum Lingkungan

Berita Terbaru