Jelang Pembukaan Pelatihan Vokasional Sekoper Cinta, Kecamatan Kemang Gelar Pertemuan di SMK N 1 Kemang

- Editor

Senin, 19 September 2022 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta SMK di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat akan laksanakan pelatihan vokasional Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta). Kegiatan ini adalah salah satu program unggulan Provinsi Jawa Barat. Tujuannya untuk meningkatkan peran perempuan agar dapat berkiprah baik di keluarga maupun di masyarakat.

Di Kabupaten Bogor, program ini diantaranya akan dilaksanakan di SMK N 1 Kemang. Menurut rencana, secara resmi kegiatan ini akan dilaunching oleh Gubernur Jawa Barat, Senin, 19 September 2022, secara luring dan daring.

Di Kecamatan Kemang, kegiatan Sekoper Cinta akan diikuti oleh kelompok PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga) dan kader dari Desa di wilayah Kemang. Bertindak sebagai narasumber adalah guru tata rias dan salon SMKN 1 Kemang, yaitu Andriana Putri dan Fitria Fahmunnisa.

Dalam rangka menyiapkan Pelatihan Vokasional Sekoper Cinta, Sabtu, 17 September 2022, Kecamatan Kemang menggelar pertemuan di SMK N 1 Kemang. Kegiatan diikuti oleh kelompok PEKKA dan kader dari Desa Pabuaran, Kemang. Selain itu hadir juga petugas lini lapangan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor.

Menurut rencana, Pelatihan Vokasional Sekoper Cinta di Kecamatan Kemang akan diisi dengan keterampilan tata rias wajah, salon dan sanggul serta perawatan wanita lainnya. “Peserta yang akan mengikuti pelatihan vokasional adalah alumni dari Sekoper Cinta dan kelompok PEKKA yang ada di sekitar wilayah Kecamatan Kemang,” ujar Eva Woro Hapsari, salah seorang petugas lini lapangan DP3AP2KB Kabupaten Bogor yang hadir dalam kegiatan.

Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan kegiatan pelatihan ini akan berjalan dengan baik. Selain itu, yang paling penting adalah dapat melahirkan kaum perempuan yang berdaya, memiliki keterampilan, dan dapat berkontribusi bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat./Naz

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru