Anggota DPR RI, Anton Surotto ajak Remaja Sebagai Calon Pengantin Serius ikuti Sosialisasi Stunting

- Editor

Kamis, 8 September 2022 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com- BKKBN Jawa Barat bersama mitra kembali melangsungkan Program sosialisasi stunting di wilayah khusus, Rabu, 7 September 2022.

Sosialisasi tersebut berlangsung di pendopo Cikeas mansion serta dihadiri ibu-ibu Posyandu, Ibu-Ibu PKK, Srikandi Demokrat serta kader berusia remaja yang semuanya berasal dari Bojong Kulur, Bojong Kulon, Cileungsi, Nagrak dan Cikeas Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu Anggota DPR RI Komisi I, Bapak Anton Surotto mengungkapkan salah satu penyebab kemiskinan adalah kurangnya informasi kesehatan yang bisa diakses masyarakat serta masih berlebihnya usia Non produktif dibanding usia produktif.

Akibat kurangnya Informasi dan layanan kesehatan terhadap masyarakat mengakibatkan banyak anak-anak di Kabupaten Bogor terkena stunting.

“Kabupaten Bogor termasuk kedalam empat daerah yang angka stuntingnya tinggi di provinsi Jawa Barat,” ujar Anton surotto.

Oleh karena itu Anton Suroto menambahkan dirinya bersemangat melakukan kerjasama dengan BKKBN untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Bogor.

“yang hadir kali ini dalam sosialisasi pencegahan stunting ada diantaranya berusia remaja, dan ini bagus sekali agar mereka tahu stunting,” ujar Anton Suroto.

Sementara itu Ibu Juana selaku ketua Srikandi Demokrat Kabupaten Bogor mengaku senang bisa hadir dalam sosialisasi ini, meskipun dirinya sibuk namun ia tetap menyempatkan diri untuk menyampaikan motivasi kepada peserta yang hadir terlebih Kader Remaja untuk bisa menurunkan stunting hingga 0% di Kabupaten Bogor.

“Mari ibu-ibu juga para remaja, kita tekadkan niat untuk menjadikan angka stunting 0% di Kabupaten Bogor,” Ajak Ibu Juana dengan penuh gairah kepada peserta.

Dalam kesempatan itu nara sumber dari BKKBN, Ibu Elma Priyanti Jahzuli menjelaskan secara detail makna dari tagline Hidup Berencana itu keren.

Menurutnya yang dimaksud dengan hidup berencana adalah perencanaan keluarga perlu dilakukan mulai dari sebelum menikah atau calon pengantin kemudian ketika menjadi ibu hamil lalu ketika telah melahirkan.

“Tiga unsur tersebut merupakan faktor utama yang harus melakukan beberapa hal untuk pencegahan stunting,” ujar Elma Priyanti Jahzuli.

Dirinya pun salut kepada Ibu Juana dan bapak Anton ditengah kesibukannya keduanya mempunyai tekad kuat menurunkan stunting di Kabupaten Bogor

Perlu diketahui acara berlangsung secara meriah meskipun hujan deras dan penuh semangat karena ada door prize pemberian dari Anton Suroto dan BKKBN kepada peserta.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru