Mohammad Hekal Sesalkan Pernyataan Kang Dede Terkait Keturunan Yaman di Indonesia

- Editor

Selasa, 29 Maret 2022 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Mohammad Hekal menyayangkan pernyataan yamg dilontarkan Komisaris BUMN PT Pelni Kristia Budhyarti alias Kang Dede, yang mengaitkan serangan Arab Saudi terhadap Yaman dengan warga keturunan Yaman di Indonesia, yang dianggap bernada kebencian. Menurutnya, pernyataan itu, tidak layak dilakukan oleh seorang yang menyandang jabatan sebagai komisaris BUMN.

“Seorang komisaris BUMN seharusnya mampu menjaga marwah perusahaan negara itu. Bukan malah membuat pernyataan dengan diksi-diksi di media sosial yang memancing keresahan dan perpecahan antar kelompok masyarakat,” katanya, dalam keterangan tertulis, Senin (28/3/2022).

Politisi Gerindra ini juga meminta Kang Dede untuk lebih fokus pada tugasnya sebagai komisaris BUMN, dengan mengoptimalkan fungsi pengawasan. Sehingga PT Pelni mampu mencapai laba dan berkinerja memuaskan.

“Tolong fokus saja pada tupoksinya sebagai komisaris, bagaimana mengawasi kinerja BUMN. Bukan malah kerap melontarkan pernyataan provokatif di media sosial,” katanya.

Hekal juga mengingatkan Erick Thohir, selaku menteri BUMN agar lebih selektif memilih komisaris BUMN. Sehingga marwah BUMN  yang saat ini sedang dibangun, tidak ikut tercoreng.

“Untuk apa menteri BUMN mendengungkan masalah akhlak di BUMN, sedangkan komisarisnya masih diisi orang yang gemar membuat gaduh,” pungkasnya.

 

Diberitakan bahwa Komisaris BUMN PT Pelni Kristia Budhyarti alias Kang Dede menyebut serangan koalisi Arab Saudi menggempur Yaman karena memang bikin gaduh. Menurutnya hal itu seperti para keturunan Yaman di Indonesia yang selalu bikin ribut.

“Kenapa Negara Yaman hancur lebur digempur oleh Arab Saudi?” kata Kang Dede melalui akun Twitter resminya pada Minggu, 27 Februari 2022.

“Liat aja kelakuan keturunan imigran Yaman yang ada di Indonesia selalu bikin gaduh Republik ini. Dikit-dikit demo…dikit-dikit demo,” tambahnya

Komentar Facebook

Berita Terkait

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam
Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025
Banyak Desa Dinilai Belum Geodetik, Santri Mengabdi Dukung Pemangkasan Dana Desa
Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai
Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan
Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!
DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai
Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:06 WIB

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:23 WIB

Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB

Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Kamis, 22 Jan 2026 - 19:06 WIB

Ilustrasi

Opini

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Rabu, 21 Jan 2026 - 15:09 WIB