Gejala Ringan Covid-19 Diimbau Karantina di Rumah, IDI Ingatkan 5 Obat Tak Bermanfaat

- Editor

Selasa, 8 Februari 2022 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban membeberkan 5 jenis obat Covid-19 yang terbukti tidak nermanfaat dalam pengobatan pasien Covid-19 saat karantina. Obat itu yakni, Ivermectin, Klorokuin, Oseltamivir, Plasma Convalescent, dan Azithromycin “Obat-obat yang dulu dipakai untuk Covid-19 dan kini terbukti tidak bermanfaat, bahkan menyebabkan efek samping serius pada beberapa kasus: Ivermectin, Klorokuin, Oseltamivir, Plasma Convalescent, Azithromycin,” cuit Zubairi dalam akun resminya @ProfesorZubairi

 

Dalam utasnya, Zubairi menjelaskan setiap jenia obat yang terbukti tidak bermanfaat dalam menyembuhkan Covid-19. Ivermectin, tidak disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan regulator obat Uni Eropa. Banyak laporan pasien yang memerlukan perhatian medis, termasuk rawat inap, setelah konsumsi Ivermectin

 

Klorokuin, Zubairi mengakui bahwa obat ini sudah dipakai ratusan ribu orang di dunia, namun nyatanya obat tersebut malah berbahaya untuk jantung, dan tidak memiliki manfaat antivirus.

 

“Memang sudah dipakai oleh ratusan ribu orang di dunia. Namun terbukti malah berbahaya untuk jantung. Manfaat antivirusnya justru enggak ada. Jadi, Klorokuin tidak boleh dipakai lagi,” katanya.  Kemudian, kata Zubairi, Oseltamivir. Obat ini sebenarnya untuk Influenza dan tidak ada bukti ilmiah Oseltamivir bisa digunakan untuk mengobati Covid-19. Bahkan, WHO sudah menyatakan obat ini tidak berguna untuk Covid-19. Kecuali saat dites dan terbukti positif Influenza, yang amat jarang ditemukan di Indonesia. “Kalau Oseltamivir jangan diminum, pilihannya apa? Ada beberapa pilihan untuk antivirus. Ada Avigan atau Favipiravir dan Molnupiravir, serta Remdesivir. Nanti biar dokter Anda yang memilihkan,” tuturnya.  Lalu, Plasma Convalescent, dia menjelazkan, selain sama sekali tidak bermanfaat, pemberian Plasma Convalescent juga mahal dan prosesnya begitu memakan waktu. Oleh WHO tidak direkomendasikan kecuali dalam konteks uji coba acak dengan kontrol. Terakhir, Zubairi melanjutkan, Azithromycin. Menurutnya, obat ini juga tidak bermanfaat sebagai terapi Covid-19, baik dalam skala ringan serta sedang. “Obat ini juga tidak bermanfaat sebagai terapi Covid-19, baik skala ringan serta sedang. Kecuali ditemukan bakteri—selain virus penyebab Covid-19 dalam tubuh Anda. Kalau hanya Covid-19, maka obat ini tidak diperlukan,” tutur Zubairi mengakhiri utasnya.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kisah Guru Sabdo Roso: Ajarkan Filosofi Neng, Ning, Nung, Nang lewat Ekosistem Digital Nafas Batin
Banyak Tokoh dan Brand Dunia Mengubah Nama, Pakar Ungkap Kekuatan di Balik Sebuah Nama
Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar
NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?
AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis
Parkir Liar Buperta Cibubur Disorot, Pengamat: Jika Tak Mampu Tertibkan, Evaluasi Pimpinan
MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua
‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:15 WIB

4 Rekomendasi Vendor Jasa Foto Wisuda Terbaik di Depok Jawa Barat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:56 WIB

1 Dekade Primago, Dari Bimbingan Belajar Masuk Gontor Hingga Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Jenjang SDI – SMPI – SMAI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Jangan Sampai Anak Salah Jurusan dan Salah Masa Depan! Tes Minat Bakat di Kota Depok

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd ; Menyiapkan Calon Pemimpin Masa Depan dari Pesantren

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Remaja Masjid Baitul Kamal Resmi Dibentuk, Ahmad Naufal Muhtarom Jadi Ketua

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang Gelar Kegiatan Motivasi Santri Mengenal Diri Untuk Berprestasi Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang Gelar Tes Minat & Bakat Santri Bersama Primagen Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng Subang Gelar Workshop Membangun Daya Juang & Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Pendidikan Alumni Gontor

Berita Terbaru

Opini

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:57 WIB