Lezatnya Pizza Warna – Warni Di Mojokerto, Jawa Timur

- Editor

Rabu, 26 Januari 2022 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com–  Di negeri asalnya pizza selalu dipanggang sebelum disajikan ke pembeli namun  ditangan peracik kuliner asal Mojokerto Jawa Timur ini makanan khas Italia itu dibuat kekinian yakni bernuansa warna-warni Korea, siapa sangka peminatnya ternyata membludak terutama dari  kalangan Milineal.

Beginilah antrian salah satu kuliner kekinian di Jalan Benteng Pancasila Kecamatan Magersari Kota Mojokerto Jawa Timur, kebanyakan pengantri adalah remaja dan pelajar  yang sudah tak sabar menikmati camilan perpaduan berbagai negara ini.

Ya apalagi bukan pizza warna-warni ala Korea , tersedia dalam dua jenis yakni manis dan asin para pembeli bisa  memilih sendiri topping sesuka hati.

Mulai dari ayam, marshmellow, daging Bulgogi, dalgona, sosis, dan keju mozzarella, uniknya jika pada umumnya pizza dipanggang  di kedai ini pizza yang  menggunakan topping pewarna alami  itu dikukus  hingga mengembang, setelah itu barulah diberi topping  lalu dibakar .

” Disini pizzanya ini khas korean-korean ala anak remaja sekali disini banyak varian , sangat-sangat menarik. Dan saya baru kali ini nyoba  dan akhirnya keterusan untuk nyoba selalu, disini saya suka  varian uyuuyu pizza”, Ujar Quelle Viera selaku sebagai Penikmat Pizza

Untuk harga tak perlu khawatir, mulai dari Rp 15.000  – Rp 35.000 saja kok, tapi hanya untuk dibawa pulang ya, bukan untuk makan ditempat.

” Karena segment kita mau lebih ke anak-anak muda ya, segment  kita ke anak-anak muda dan kita mau jangka anak muda untuk membuat sebuah pizza yang memang kekinian  dan tidak perlu jauh-jauh keluar kota  di Mojokerto juga ada”, Sambung Fery Sunawan selaku sebagai Pemilik Kedai,

 Rabu, 26 Januari 2022

Penulis By Khalifah Sekar Arum

 

Selamat mencoba..

Komentar Facebook

Berita Terkait

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam
Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025
Banyak Desa Dinilai Belum Geodetik, Santri Mengabdi Dukung Pemangkasan Dana Desa
Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai
Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan
Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!
DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai
Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:06 WIB

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:23 WIB

Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB

Soal Dana KIP, Rektor IAINU Kebumen Mengakui Langgar Aturan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:24 WIB

Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!

Senin, 19 Januari 2026 - 06:59 WIB

DPC PDIP Kebumen Gelar Tasyakuran HUT ke-53, Sosialisasikan Hasil Rakernas Partai

Senin, 19 Januari 2026 - 06:39 WIB

Ridwan Hisjam: Pilkada Dipilih DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 06:32 WIB

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Hetifah Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Hilirisasi dan Peradaban Bangsa: Catatan Kritis Ridwan Hisjam

Kamis, 22 Jan 2026 - 19:06 WIB

Ilustrasi

Opini

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Rabu, 21 Jan 2026 - 15:09 WIB