Keluarga Simpan Jenazah 2,5 Bulan Dikenal Tetangganya Jarang Bergaul

- Editor

Sabtu, 15 Januari 2022 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com– Keluarga penyimpan jenazah anaknya di Moga Pemalang Jawa Tengah dikenal tertutup. Tim Dokes Polda Jawa Tengah memeriksa kejiwaan anggota keluarga tersebut.

Tetangga mengenal keluarga penyimpanan jenazah di Moga Pemalang Jawa Tengah berprofesi sebagai buruh tani dan serabutan.

Dalam kesehariannya mereka cenderung tertutup kepada tetangga, sedangkan putri mereka yang meninggal dunia  Sar 14 tahun yang mayatnya disimpan bersekolah di SMPN 3 Moga.

Selama disekolah Sar dikenal murid yang pandai dan mudah bergaul, tim kedokteran kepolisian Polda Jawa Tengah masih memeriksa kejiwaan keluarga Sar setelah peristiwa penyimpanan mayat terkuak.

Ketua RT setempat, Sopan mengungkapkan bahwa tetangga tidak merasa bau ketika Sar meninggal dunia dan disimpan oleh orangtuanya, hal ini karena jarak rumah keluarga penyimpan jenazah jauh dari warga lain.

“Teman-temannya baik, anaknya penurut kemudian juga punya kecerdasan yang luar biasa, orangnya baik”, sambung Soleh selaku sebagai Guru SMPN 3 Moga

Sebelumnya jenazah Sar tidak dimakamkan oleh keluarganya hingga akhirnya diketahui warga, Sar meninggal dunia akibat sakit dan hanya mendapatkan pengobatan alternatif.

Pihak keluarga mengaku jenazah Sar sudah disimpan selama 10 hari sejak meninggal Dunia, namun pihak puskesmas yang memeriksa jenazah Sar sudah di simpan selama dua setengah bulan,

 

Penulis By: Khalifah Sekar Arum

Komentar Facebook

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
WordPress test
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga
PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Minggu, 8 Juni 2025 - 13:47 WIB

Peringati Idul Adha 1446 H, Satriani Wisata Salurkan Hewan Kurban untuk Warga di Hebron Palestina

Senin, 14 April 2025 - 15:30 WIB

KH. Tsabit Latief Temui Realitas Pahit Santri Migran Saat Safari Dakwah Ramadhan di Taiwan

Jumat, 17 Januari 2025 - 08:40 WIB

Musim Dingin Extreme, Lima Balita Pengungsi Palestina Dilaporkan Meninggal

Berita Terbaru

Nasional

WordPress test

Rabu, 4 Mar 2026 - 09:51 WIB