Asal Usul Wayang Kulit Indonesia Yang Mendunia

- Jurnalis

Sabtu, 15 Januari 2022 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Wayang adalah sebuah seni pertunjukkan Indonesia yang berkembang pesat dan telah diakui dunia karena keunikan yang dimilikinya. Sama seperti Batik, UNESCO pada 7 November 2003 juga telah menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur asli Indonesia.

asal usul wayang dianggap telah hadir semenjak 1500 tahun sebelum Masehi. Wayang lahir dari para cendikia nenek moyang suku Jawa di masa silam. Pada masa itu, wayang diperkirakan hanya terbuat dari rerumputan yang diikat sehingga bentuknya masih sangat sederhana. Wayang dimainkan dalam ritual pemujaan roh nenek moyang dan dalam upacara-upacara adat Jawa.

Pada periode selanjutnya, penggunaan bahan-bahan lain seperti kulit binatang buruan atau kulit kayu mulai dikenal dalam pembuatan wayang. Adapun wayang kulit tertua yang pernah ditemukan diperkirakan berasal dari abad ke-2 Masehi.

Wayang sendiri berasal dari sebuah kalimat yang berbunyi â??Ma Hyangâ?, artinya berjalan menuju yang maha tinggi (disini bisa diartikan sebagai roh, Tuhan, ataupun Dewa). Akan tetapi ada sebagian orang yang berpengertian bahwa kata wayang berasal dari bahasa Jawa yang berarti bayangan, atau yang dalam bahasa Indonesia baku adalah bayang. Hipotesa bahwa wayang berasal dari kata-kata bayang ini didapat dari bukti bahwa para penonton dapat menyaksikan pertunjukkan wayang dengan hanya melihat bayangan yang digerakkan oleh para dalang yang merangkap tugasnya sebagai narator.

MENGENAI WAYANG KULIT

Dalam sejarah asal usul kesenian wayang kulit, wayang kulit sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dan satu di antaranya adalah wayang kulit Gagrag Banyumasan. Untuk wayang kulit jenis ini adalah sebuah gaya pedalangan yang juga dikenal dengan nama pakeliran. Gaya ini dinilai sebagai cara untuk mempertahankan nilai, dimana perawatan dan kualitas yang mereka tunjukkan di panggung selalu menunjukkan hal ini. Unsur-unsur yang ada dalam pakeliran adalah: lakon, sabet (gerakan yang akan dilakukan oleh para wayang), catur (narasi dan percakapan antara karakter), serta karawitan yang berarti musik.

 

Contoh lain dari pembagian jenis wayang kulit lainnya wayang kulit Banjar, yang sesuai namanya berkembang di Banjar, Kalimantan Selatan. Masyarakat kerajaan Banjar awalnya memang telah mengenal seni wayang kulit ini dimulai dari awal abad ke-14. Pernyataan ini menjadi jauh lebih kuat ketika Majapahit akhirnya berhasil menduduki beberapa bagian wilayah Kalimantan dan membawa misi untuk menyebarkan agama Hindu menggunakan taktik untuk mengadakan pertunjukan wayang kulit.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Buya Anwar Abbas: Untuk Keselamatan, Jemaah Lebih Baik Ikut Skema Murur
Ada lagi….Tokoh pemuda Gandul elemen relawan Idris Mantap Dukung SS Jadi Walikota Depok
Duet Supian Suri dan Intan Fauzi Paket lengkap tuk Menangkan Hati Rakyat Kota Depok
Pilkada Depok Semakin Dinamis, Alumni Muda Gontor Dukung Supian Suri
58% Orang Tua Pilih Pendidikan Vokasi Bagi Anak
DPD Hanura Papua Tengah Dukung Penuh Oesman Sapta Pimpin Kembali Partai Hanura 2024-2029
Lho! Bahan Makanan untuk Jemaah Haji Indonesia Diimpor dari Thailand
103 Lulusan Sekolah Usaha Perikanan Diserap Perusahaan Asing

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:52 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 2 Adakan Kegiatan Trip To Yogya 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:27 WIB

SMP Arrahman Depok Adakan TRIP Ke Pengalengan

Minggu, 26 Mei 2024 - 23:00 WIB

SMP Wira Buana Bogor Tour Wisuda to Bandung

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:33 WIB

SMPIK Al-Khoeriyah Depok Adakan Trip to Yogyakarta

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:28 WIB

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 20 Mei 2024 - 10:13 WIB

SMK Tirtajaya Depok Axakan Trip Bromo Jogja bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 20 Mei 2024 - 10:11 WIB

MI Mumtaza Islamic School Pondok Cabe Gelar Goes To Jogja bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:28 WIB

Ngubek Empang, Tradisi Lebaran Betawi Depok Simbol Kebersamaan

Berita Terbaru

Rebel hadir dengan warna Gunmetal Black Metallic. - Foto AHM

Otomotif

AHM Luncurkan Rebel 1100 Bagi Pecinta Big Bike Cruiser

Rabu, 12 Jun 2024 - 10:53 WIB