Bahaya Root HP Jika Tidak Ingin HP Terkena Virus

  • Bagikan

Siaranindonesia.com-Rooting Android bermanfaat bagi kamu yang memiliki Android dengan fitur terbatas, karena dengan Android yang sudah di-root kamu jadi bisa menambahkan banyak fitur lain. Tapi, proses rooting sendiri menghilangkan garansi smartphone kamu loh! Selain itu, masih ada banyak alasan kenapa kamu gak harus melakukan rooting smartphone Android kamu. Ini dia 5 alasannya bahaya root android.

1.Garansi Hilang

Seperti yang Jaka sebutkan di atas, dengan melakukan rooting Android, maka garansi smartphone kamu akan hilang. Rugi kan kalo kamu harus kehilangan garansi? Padahal dengan garansi yang ada kamu bisa tenang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada smartphone kamu. Semisal layar pecah, layar tidak responsif, atau masalah lainnya terjadi pada smartphone kamu, maka kamu tidak bisa melakukan klaim garansi jika sudah di-root.

2.Masalah Update sistem Operasi

Setelah Android di-root, kamu bisa mulai melakukan berbagai hal istimewa, seperti menghapus bloatware atau aplikasi bawaan. Tapi hal ini akan mengakibatkan kamu sulit melakukan update OS secara OTA (Over The Air). Meski mendapatkan notifikasi update, saat dilakukan proses update pasti akan ditolak oleh sistem karena kamu telah menghapus sistem bawaannya.

3.Celah Keamanan Sistem Semakin Besar

Salah satu kelemahan Android yang membuat orang lebih memilih iPhone adalah karena Android dianggap rentan terhadap bahaya virus atau hacker. Nah, dengan melakukan rooting Android, smartphone kamu menjadi semakin rawan ancaman bahaya. Soalnya proses rooting _berarti memperbolehkan smartphone kamu untuk disisipi sistem dari luar. Jika kamu saja bisa, maka hacker pasti jauh lebih bisa kan? Itu dia salah satu alasan mengapa bahaya root android dilakukan.

4.ROM Bawaan Pun Sudah Semakin Stabil

Karena ROM bawaan dirasa kurang stabil dan kurang lengkap, banyak pengguna Android melakukan rooting dengan alasan agar bisa memasang custom ROM di smartphone-nya. Dulu sih saat zamannya Android Kitkat iyalah diakui, tapi sekarang setelah ada Android R Atau Red, rasanya hal itu tidak diperlukan lagi.

5.Memori Smartphone Sudah Semakin Besar

Dengan melakukan rooting, pengguna bisa dengan leluasa membuat partisi memori untuk memperluas memori internal smartphonenya. Bahkan dengan membuat swap memori, pengguna yang memiliki RAM terbatas bisa membuat partisi untuk RAM virtual. Nah, di era smartphone dengan RAM besar dan memori internal yang lega sekarang ini, yakin masih perlu rooting Android?

  • Bagikan