Pemantapan dan Pelepasan Kontigen Pramuka Indonesia ke Jambore Malaysia, Ini Pesan Kak Adhyaksa Dault

  • Bagikan

JAKARTA, SiaranIndonesia.com – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengelar kegiatan pemantapan dan pelepasan kontigen Pramuka Indonesia ke Malaysia Scout Jambore 13th (Jambore Malaysia) di Graha Wisata Cut Nyak Dien, Buperta Cibubur, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Jambore Malaysia adalah pesta besar Pramuka Malaysia sebagai pembinaan berkelanjutan demi upaya menggalang perdamaian di semenanjung Asean, kegiatan ini berlangsung di Batu Metropolitan Park, Kuala Lumpur, Malaysia, 25 November 2016 – 01 Desember 2016.

Pramuka sebagai pihak yang undang akan mengirimkan sebanyak 1.495 peserta yang terdiri dari 18 Kwartir Daerah, 1 SAKO dan 1 dari Kwarnas.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault mengatakan, anak-anak Pramuka Indonesia tidak boleh minder bertemu dengan siapapun. Menurutnya, Indonesia adalah bangsa besar dengan sejarah yang gemilang. Hormati dengan sungguh-sungguh siapapun yang ditemui dengan ucapan dan tindakan yang baik dan benar.

“Anak Pramuka harus percaya diri, dan wajib hormat pada siapapun, utamanya kepada Orangtua, Guru, Pembina, teman-teman dan orang-orang yang lebih tua ” kata Kak Adhyaksa Dault di Jakarta.

Kak Adhyaksa berpesan, anak-anak Pramuka jangan pernah berhenti memperdalam wawasan tentang Indonesia dan jangan sampai anak Pramuka tidak tahu ketika ditanya tentang Indonesia. Misalnya, jumlah penduduk, budaya, sejarah, dll. “Ingat kita semua adalah duta bangsa Indonesia” ucapnya.

Selain itu, melalui Jambore Malaysia anak Pramuka bisa membangun jaringan, sebab perkemahan di luar negeri itu salah satu manfaatnya untuk membangun jaringan. Jangan hanya berteman dengan teman satu tenda atau satu daerah. Cari teman sebanyak-banyaknya dari daerah dan negara lain. 20 tahun kemudian bisa jadi kenalan adik-adik itu akan bertemu kembali di forum-forum internasional. “Pulanglah dengan membawa data jaringan” pesannya.

“ikuti semua peraturan di Bumi perkemahan, ikuti arahan dari Kakak Pimpinan Kontingen, CMT, Pinkonda, Bindamping. Kakak Pimpinan kontingen bertanggung jawab kepada saya. Saya ingin semua peserta berangkat dengan selamat, dan pulang dengan selamat dan gembira.” lanjut kak Adhyaksa.

Terakhir mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini kembali mengingatkan, sampaikan hal-hal yang keren, gembira, asyik tentang kegiatan ini di media sosial dengan Tagar kita #PramukaDiJamboreMalaysia. Bisa dengan foto, tulisan, video, poster, dll. Ingat setiap Pramuka adalah kantor berita. Setiap peserta wajib menuliskan pengalamannya ikut Pramuka dan ikut Jambore ini di media sosial, pilihlah foto yang pantas dan bagus. Dengan itu, kita ikut menjadikan internet dan media sosial dipenuhi hal-hal positif. Saya mohon kepada Kakak-Kakak Pimpinan Kontingen, CMT, Pinkonda, Bindamping untuk memperhatikan ini.

Sementara itu, berdasarkan pantauan acara pemantapan dan pelepasan, ratusan Pramuka penggalang antusias mengikuti pemberian materi wawasan Indonesia dan pengunaan media.

Andalan Nasional Bidang Kominfo, Kak Hariqo Satria Wibawa, mengatakan pembekalan wawasan Indonesia bertujuaan sebagai persiapan peserta ketika berkenalan dengan peserta dari negara lain. Dengan begitu, Pramuka bisa menjelaskan tentang Indonesia mulai dari budaya, adat istiadat, suku, bahasa, agama dan masyarakat Indonesia.
“Wawasan Indonesia itu penting, kita harapkan adik-adik Pramuka bisa mengenalkan sekaligus mempromosikan Indonesia kepada peserta negara lain, ” kata Kak Hariqo.
Kak Hariqo juga menjelaskan tentang “Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita” yaitu program Pramuka untuk membuat konten-konten positif berupa tulisan, foto dan video untuk disebar di media sosial. Kak Hariqo berharap, setiap konten-konten positif selama kegiatan Jambore Malaysia bisa disebar dengan menggunakan tagar #PramukadiJamboreMalaysia.

 

  • Bagikan

Comment