Empat Pilar Bentengi Masyarakat dari Paham Radikal

  • Bagikan

PATI, SiaranIndonesia.com – Maraknya tindakan radikal dan terorisme merupakan masalah yang timbul akibat kurangnya pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan. Karena itu, sosialisasi empat pilar penting digalakkan kembali untuk membentengi masyarakat dari penyebaran paham radikal.

Penekanan itu disampaikan Anggota MPR Moh. Arwani Thomafi dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan bertajuk “Pencegahan Secara Dini Terhadap Munculnya Paham Radikalisme Dalam Lingkungan Pesantren” di Pondok Pesantren Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2015).

Menurut  dia, empat pilar kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika merupakan pilar dan dasar berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia. Sayangnya, Pancasila tidak lagi diajarkan di sekolah atau madrasah sejak Era Reformasi.

“Mestinya empat pilar kebangsaan ini menjadi perhatian serius bagi kita semua. Empat pilar sangat penting untuk dikenal, dimengerti, dipahami dan diamalkan, baik secara individual maupun secara bersama-sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Arwani.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menilai maraknya paham radikal dan terorisme belakangan ini sebagai sebuah masalah yang muncul akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap empat pilar kebangsaan.

Arwani mencontohkan keterlibatan sejumlah pemuda Indonesia dalam gerakan kelompok atau organisasi radikal seperti Al-Qaedah dan ISIS. “Tindakan mereka itu merupakan salah satu contoh sebagian orang  yang telah melunturkan empat Pilar Kebangsaan,” terangnya.

Karena itu, dia mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga empat pilar kebangsaan. Dengan begitu, empat pilar akan tetap kokoh dan eksis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Pondok Pesantren Salafiah Kajen, Pati  ini dihadiri oleh para santri, tenaga pengajar atau guru di pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. [AS]

  • Bagikan

Comment