oleh

Dijuluki Mobil Tank, Puluhan Volvo Dijatuhkan dari Ketinggian 30 Meter

Volvo yang mengusung slogan Volvo for Life dikenal sebagai mobil kelas premium dengan model yang terkesan sederhana. Sehingga Volvo lebih banyak diminati oleh orang-orang kaya yang tidak ingin terlihat mencolok.

Volvo juga dikenal sebagai mobil tank karena ketangguhan bodi dan rangkanya. Kecelakaan-kecelakaan yang terjadi, seperti yang terlihat di sejumlah banyak video di Youtube, baik kecelakaan tunggal ataupun bertabrakan dengan sejumlah kendaraan lain, saat kendaraan lain rusak parah hingga hancur tapi Volvo justru nyaris tidak apa-apa. Sehingga Volvo juga dikenal dengan keselamatan penumpang yang nyaris sempurna.

Di Indonesia sendiri, belum lama ini dihebohkan dengan Volvo S80 milik Zefanya Bagus Sunaryo Aritonang, membuktikan ketangguhan mobilnya saat terlibat kecelakaan truk kontainer yang terguling di rest are KM 97 jalur B jalan Tol Cipularang pada awal 2020. Volvo milik Bagus tampak tidak mengalami kerusakan serius. Rangkanya masih utuh. Bahkan kaca-kacanya pun tidak ada yang pecah. Padahal sejumlah kendaraan lain yang mengalami kecelakaan serupa saat itu pada hancur tak karuan.

Meskipun demikian, Volvo terus melakukan pengujian untuk memberikan kesempurnaan keselamatan bagi penumpangnya. Sebagaimana kali ini, Volvo bekerjasama dengan tim penyelamat Swedia melakukan eksperimen.

Puluhan unit mobil Volvo keluaran terbaru seperti XC40, V90, XC90 dan beberapa model lain dikorbankan menjadi subjek penelitian. Mobil-mobil itu diangkut menggunakan crane lalu dijatuhkan pada ketinggian 30 meter.

“Biasanya kami hanya menabrakan mobil di laboratorium. Ini pertamakalinya kami menjatuhkannnya dari derek,” kata Hakan Gustafson, penyelidik senior di Tim Riset Kecelakaan Lalu Lintas Mobil Volvo.

Lebih lanjut dijelaskan, eksperimen ini dilakukan, juga untuk mengkaji bagaimana penanganan cepat dalam situasi orang seperti itu. Golden hour, prioritas mengeluarkan korban secara cepat dari mobil dan penanganan dalam waktu cepat membawa pasien sampai di rumah sakit.

“Kami telah bekerjasama erat dengan layanan penyelematan Swedia selama bertahun-tahu ,” terang Gustafon.

Dipaparkan juga, hal itu merupakan keinginan bersama akan tujuan yang sama, memiliki jalan untuk semua. Sehingga diharapkan tidak ada yang perlu mengalami kecelakaan paling parah, hanya saja tidak semua kecelakaan bisa dihindari.

“Jadi sangat penting ada metode untuk membantu menyelamatkan nyawa saat kecelakaan paling parah benar-benar terjadi,” terangnya.

News Feed