oleh

Muin Sogalrey: Pemimpin Memberikan Bukti Bukan Sekedar Janji

Dobo, siaranindonesia.com – Masyarakat diminta hati-hati dalam memilih pemimpin. Sebab jika tidak hati-hati dalam memilih pemimpin maka selama 5 tahun ke depan yang masyarakat dirugikan karena salah memilih orang terbaik. Sosok pemimpin yang terbaik tidak cukup hanya menjual janji namun harus menunjukkan bukti.

Calon Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Muin Sogalrey mengatakan selama periode pertama memimpin Aru, pihaknya sudah bekerja keras dan berbuat yang terbaik untuk mensejahterakan Kabupaten Kepulauan Aru.

Kerja keras pasangan “JOIN” sudah dibuktikan selama 5 tahun memimpin dengan lebih dari 2000 beasiswa pendidikan, membangun cabang kampus Unpatti di Dobo, membangun 14 Puskesmas Kecamatan berstandar World Health Organization (WHO), merenovasi 2108 unit rumah tidak layak huni dan membangun ratusan rumah guru di berbagai keluarahan.

Muin Sogalrey dalam sebuah kampanye

“Kalo beta bicara harus ada bukti. Hari ini, beta sampaikan pada basudara semua. Periode pertama beta dan pak dokter Johan Gonga sudah berbuat. Sekarang beta minta restu maju lagi bersama pak Johan mudah-mudahan ke depan katong bisa kerja sama mari sama-sama kita bangun Aru,” katanya dalam orasinya di Kelurahan Kobamar Alar Gwatalei, Kecamatan Aru Utara Timur Batuley, Jumat,(6/11/2020).

Sebelumnya, tokoh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, Obed Barends mengungkapkan bahwa bukti kerja keras pasangan “JOIN” selama lima tahun memimpin Kabupaten Kepulauan Aru pada periode pertamanya berhasil menurunkan angka kemiskinan mencapai 2 persen dari 28,71% di tahun 2016 turun signifikan menjadi 27,12% di tahun 2018 serta berhasil mengendalikan laju inflasi dari 19,01 turun menjadi 7,24 di tahun 2018.

“Coba kita perhatikan, kemiskinan sudah berhasil diturunkan mencapai 2%. Lalu ada perubahan ke arah pembangunan. Pak Bupati dan Wakil Bupati terus mengenjot sumber daya manusia dan kesehatan,”katanya.

Tak hanya itu, Berbagai keberhasilan yang telah dicapai oleh pasangan “JOIN” antara lain membangun 72 unit Base Transceiver Station (BTS) atau pemancar internet yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dan generasi muda di Aru dalam mengakses internet. Belum lagi 96% masyarakat Kepulauan Aru dijamin kesehatannya melalui BPJS Kesehatan yang didanai oleh APBD dan APBN. []

News Feed