oleh

LK-1 HMI Kebumen Diikuti Mahasiswa STIE Putra Bangsa, IAINU, UMNU dan Politeknik Dharma Patria

Latihan Kader Dasar (LK-1) Himpunan Mahasiswa Islam yang digelar di Poncowarno dari 23 sampai 25 Oktober 2020, berjalan lancar. LK-1 (Basic Training) HMI ini diikuti oleh mahasiswa dari sejumlah kampus yang ada di Kebumen seperti UMNU, IAINU, STIE Putra Bangsa dan Politeknik Dharma Patria. Dari 33 peserta, hanya 19 peserta yang dinyatakan lulus LK-1 HMI kali ini.

“Alhamdulillah berjalan dengan baik. Meskipun hanya 19 peserta yang dinyatakan lulus,” kata Rian Vinola Ningsih, panitia LK-1 HMI ini, yang juga mahasiswi dari STIE Putra Bangsa, Kebumen, Minggu, (25/10/2020).

Dijelaskan juga oleh Imam Fauzan, ketua panitia basic training HMI ini, bahwa seluruh peserta juga merupakan kalangan santri dari sejumlah pesantren yang ada di Kebumen. Ada yang dari PP. Royadhotul ‘Uqul Nampudadi, PP. Alkahfi Somalangu, PP. Alhuda Jetis, PP. Roudlotut Tholibin, Pesantren Jabres, dan pesantren lainnya.

“Kebetulan seluruh peserta itu dari kalangan santri pesantren dari sejumlah pesantren yang ada di Kebumen,” jelas Imam, mahasiswa IAINU Kebumen yang juga santri PP. Istiqomah ini.

Lebih lanjut, dikatakan St. Ulfiatun Rohmah, mahasiswi yang juga Ketua Umum HMI Cab. Kebumen, pengkaderan merupakan dasar dalam pergerakan HMI. Sehingga, ia pun menyampaikan terimakasih kepada Komisariat Nurcholis Madjid yang telah melaksanakan program pengkaderan ini. Ia pun menyampaikan terimakasih kepada panitia yang dengan senang hati berlelah-lelah untuk menyukseskan acara.

Diketahui, hadir dalam pembukaan dan penutupan LK-1 HMI ini sejumlah pejabat yang ada di Kebumen yang merupakan kader HMI. Terlihat hadir mulai dari pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, sejumlah komisioner KPU, komisioner Bawaslu, sejumlah Kepala Dinas dan sejumlah direktur BUMD Kebumen. Hadir juga sejumlah pengasuh pesantren Kebumen.

Diketahui juga, HMI merupakan organisasi mahasiswa tertua di Indonesia. Sejumlah tokoh-tokoh besar di Indonesia dari sejumlah kalangan banyak yang lahir dari organisasi ini. Mulai dari kalangan tokoh politisi, para ahli hukum, dokter, akademisi, ekonom profesional, diplomat, termasuk banyak dalam tubuh TNI dan Polri, dan lainnya.

Termasuk banyak kader HMI yang menjadi tokoh agama, ulama besar di Indonesia, menjadi pengasuh pesantren. Serta banyak kader HMI yang kemudian menjadi pimpinan di ormas besar di Indonesia baik di Nahdlatul Ulama (NU), di Muhammadiyah, di Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan lainnya.

Diketahui juga, sejak lahirnya HMI, birokrasi dalam kepemerintahan Indonesia dari pusat hingga daerah banyak diisi oleh kader-kader HMI. Saat ini, setidaknya puluhan menteri di era Presiden Jokowi ini merupakan kader HMI. Sebut saja menteri saat ini seperti Menteri Koordinator Polhukam Mahfud MD, Men Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, Mentan Syahrul Yasin Limpo, Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan banyak lagi.

News Feed