oleh

PDSI Raih 3 Penghargaan di Nusantara CSR Awards 2020

Jakarta – Tiga penghargaan berhasil PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) raih di ajang Nusantara CSR Awards 2020 yang diselenggarakan The La Tofi School of CSR. Pemberian penghargaan berlangsung di Ramayana Terrace, Hotel Indonesia KempinskI, pada Kamis (22/10).

Empat program PDSI yang meraih penghargaan di tiga kategori tersebut adalah Program Kampung Sehat Pertamina di Kelurahan Utan Kayu Selatan untuk kategori Integrasi Program untuk Dampak Luas, lalu Program Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Industri 4.0 dan So ciety 5.0 dan Program Pelatihan Kompetensi Guru Indramayu dan Prabumulih untuk kategori Peningkatan Mutu Pendidikan, serta Program Bina Bengkel Las Berdaya di Prabumulih untuk kategori Pemberdayaan Ekonomi Komunitas.

“Penghargaan ini merupakan pencapaian yang membahagiakan, karena ini artinya program yang kami jalankan dipandang sebagai program yang berguna dan dapat membangun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Corporate Secretary PDSI Irto P. Ginting.

Ditambahkannya, keempat program itu memiliki arti yang sangat penting bagi keberadaan PDSI di masyarakat, mengingat pelaksanaan program-program itu disesuaikan kebutuhan masyarakat dengan tujuan dapat memberi manfaat yang besar bagi penerimanya.

Dari empat program PDSI yang memperoleh penghargaan di ajang tersebut dua di antaranya PDSI laksanakan setelah pandemi COVID-19, yaitu Program Kampung Sehat Pertamina di Kelurahan Utan Kayu Selatan dan Program Bina Bengkel Las Berdaya di Prabumulih.

Kampung Sehat Terpadu Pertamina berlokasi di Jl Kramat Asem Raya RT 01 RW 06 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan-kegiatan yang terangkum dalam Kampung Sehat Terpadu Pertamina mulai dari penyuluhan kesehat an warga oleh kader Satgas COVID-19 setiap minggu sekali, pemasangan sign board, wastafel, dan pembagian masker atau face shield sebagai antisipasi awal penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Kemudian penghijauan lingkungan dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penggalakkan lumbung pangan aquatik dengan membuat 8 kolam ikan berisi ikan lele dan ikan nila, serta pembuatan 8 plot area hidroponik dengan beragam jenis tanaman kangkung, pakcoy, sosin, pecay, dan lain-lain.

Selain itu, Kampung Sehat Terpadu Pertamina juga digenapi dengan program Rumah Literasi Warga hingga pembuatan biopori untuk rembesan air di setiap titik potensi genangan atau banjir.

Pada mula PDSI memulai rangkaian program Kampung Sehat Terpadu Pertamina pada pertengahan Juni 2020, RT 01 RW 06 termasuk wilayah yang berada di zona kuning COVID-19. Setelah beberapa bulan pelaksanaan CSR, di akhir Agustus atau bertepatan dengan evaluasi program, kategori tadi mengalami perubahan baik menjadi zona hijau.

Adapun Program Bina Bengkel Las Berdaya merupakan program pelatihan selama satu bulan yang diikuti 15 pelaku usaha bengkel las binaan PDSI di wilayah Prabumulih. Pelatihan terdiri dari latihan teknis, praktikum, ditutup dengan pelatihan e-commerce.

Di sesi pelatihan e-commerce beberapa materi yang disampaikan bagi pelaku usaha bengkel las yang kebanyakan sudah belasan tahun menjalankan usaha secara tradisional tersebut antara lain tentang pentingnya digital marketing dilanjutkan dengan praktek melakukan digital marketing memanfaatkan media sosial.

Harapan Irto, ke depannya PDSI dapat menciptakan program-program CSR yang lebih baik mengacu pada SDG’s 8. Harapannya yang lain bahwa program itu mampu menimbulkan dampak lebih besar bagi penerima manfaat. “Keberhasilan program CSR bagi kami adalah ketika penerima manfaat merasakan dampak baik dari program yang kami selenggarakan untuk mereka,” lugasnya.

News Feed