oleh

UNUGHA Cilacap dan Pemerintah Desa Resmikan Forum Guru Kesugihan Kidul

Cilacap – Pemerintah desa Kesugihan Kidul dan Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap meresmikan Forum Guru Kesugihan Kidul (FORGUNDUL) di desa Kesugihan Kidul pada Kamis (15/10). Kegiatan ini bertemakan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Power Point, Video Grafis, dan Aplikasi Kuis Untuk Guru di desa Kesugihan Kidul.

Kegiatan ini merupakan implementasi proposal yang telah dimenangkan mahasiswa UNUGHA dan dosen pembimbing dari kegiatan yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari Pemerintah desa Kesugihan Kidul.

Ahmad Munawir, Kepala desa Kesugihan Kidul sangat mendukung adanya kegiatan kreatif semacam ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiwa dan guru dalam mengembangkan media pembelajaran di masa pandemi saat ini.

“Adanya forum ini dapat menjadi wadah kreatif antara mahasiswa dan guru untuk ikut serta mendukung program pendidikan, khususnya pengembangan media pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” kata Munawir dalam sambutan di Balai desa Kesugihan Kidul (15/10).

Perwakilan guru, Syifaul Ummah, S.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim mahasiswa yang diketuai oleh Nur Arfan Al Fadhil dalam melaksanakan PHP2D ini. “Dengan adanya program PHP2D di desa Kesugihan Kidul, para guru mendapat pengetahuan baru untuk menunjang pengajaran jarak jauh (daring) yang sedang dilaksanakan di masa sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan UNUGHA, Shoiman Nawawi, SH.I, MH, berharap program Forum Guru yang telah terbentuk, mahasiswa melalui bimbingan dosen dapat menyalurkan keterampilan media grafisnya kepada para guru untuk tujuan pembelajaran.

Dosen Pembimbing M. Khanif memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa, yang dengna sukarela menyempatkan waktu, tenaga dan pikiran untuk membantu, melatih dan mendampingi para guru. Ia sangat bersyukur, dari awal pengajuan proposal dengan hanya 10 mahasiswa, kini ada puluhan mahasiswa yang bersedia membantu program PHP2D ini. /Arfan

News Feed